Mancing Tangan, Kearifan Pribumi Natuna
- 24 Jan 2026 19:16 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Mancing dengan tangan tanpa joran masih menjadi bagian dari aktivitas tradisional masyarakat pribumi di Natuna. Pengalaman ikut serta dalam kegiatan ini memperlihatkan bagaimana alam dan manusia terhubung erat dalam kehidupan sehari-hari warga pesisir.
Pertama kali mencoba mancing dengan tangan, penulis merasakan sensasi yang berbeda dibanding memancing dengan alat modern. Air laut yang dingin, bebatuan licin, dan lubang-lubang karang menjadi tantangan tersendiri yang menuntut ketenangan dan kepekaan tangan.
| Baca juga: Hobi Membaca Buku Fisik di Era E-Book |
Bagi warga pribumi Natuna, teknik ini bukan sekadar cara menangkap ikan. Aktivitas tersebut telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari pengetahuan lokal untuk memanfaatkan sumber daya laut secara sederhana dan ramah lingkungan.
Biasanya, mancing dengan tangan dilakukan di sela-sela batu karang saat air laut surut. Warga akan memasukkan tangan ke celah karang untuk menangkap ikan kecil, kepiting, atau gurita yang bersembunyi, sebuah teknik yang membutuhkan pengalaman dan keberanian.
Dalam pengalaman bersama warga setempat, terlihat bahwa hasil tangkapan tidak selalu banyak. Namun, ikan yang didapat cukup untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga, mencerminkan pola hidup sederhana dan tidak berlebihan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak pribumi Natuna. Mereka diajarkan mengenali jenis ikan, membaca kondisi air, serta menghormati laut sebagai sumber kehidupan, bukan sekadar tempat mencari hasil.
Mancing dengan tangan tanpa joran menunjukkan bagaimana masyarakat Natuna memanfaatkan alam dengan cara yang bersahabat. Tradisi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kearifan lokal masih relevan di tengah modernisasi alat tangkap.
Di Natuna, laut bukan hanya ruang ekonomi, tetapi juga ruang budaya. Melalui praktik sederhana seperti mancing dengan tangan, warga pribumi menjaga hubungan harmonis dengan alam yang telah menopang kehidupan mereka selama generasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....