Tips Mencuci Dot Bayi yang Benar Menurut IDAI
- 11 Sep 2026 05:15 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna- Kebersihan dot dan botol bayi merupakan hal penting yang perlu diperhatikan orang tua karena peralatan minum yang tidak bersih dapat menjadi tempat berkembangnya kuman. IDAI menekankan bahwa botol dan dot harus dibersihkan dengan baik untuk mencegah kontaminasi yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk diare, terutama apabila kondisi kebersihan lingkungan kurang baik.
Langkah pertama sebelum mencuci peralatan bayi adalah mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun,tangan yang bersih membantu mencegah kuman berpindah ke botol, dot, dan perlengkapan lainnya. IDAI juga menganjurkan agar peralatan minum segera dibersihkan setelah digunakan sehingga sisa susu tidak mengering dan menempel pada permukaan peralatan Setelah digunakan, botol perlu dibongkar terlebih dahulu dengan memisahkan bagian-bagiannya, termasuk dot, tutup, dan bagian lain yang dapat dilepas.
Pemisahan ini penting agar seluruh bagian yang bersentuhan dengan susu dapat dicuci secara menyeluruh dan tidak ada sisa susu yang tertinggal di celah atau sudut peralatan.Botol kemudian dicuci menggunakan air dan sabun, dengan bagian dalamnya digosok menggunakan sikat botol yang bersih. Menurut IDAI, sikat botol sebaiknya memiliki bentuk yang panjang dan ramping sehingga dapat mencapai dasar botol serta membersihkan seluruh bagian dalamnya.
Proses pencucian harus dilakukan secara seksama hingga tidak ada sisa susu yang terlihat,bagian dot juga harus mendapatkan perhatian khusus karena memiliki celah dan lubang yang dapat menyimpan sisa susu. Dot perlu dicuci secara menyeluruh setelah digunakan, kemudian dibilas dengan air bersih untuk menghilangkan sisa sabun maupun kotoran yang masih menempel.
Selain mencuci, IDAI juga menjelaskan pentingnya sterilisasi botol dan dot,sterilisasi dapat dilakukan dengan metode yang sesuai, salah satunya menggunakan panas melalui perebusan. Dalam panduan IDAI, peralatan yang akan disterilkan ditempatkan dalam panci, seluruhnya direndam air, kemudian air dibiarkan mendidih selama sekitar lima menit.
Setelah kering, botol dan dot harus disimpan di tempat yang bersih dan terlindung dari kontaminasi,orang tua juga sebaiknya memastikan meja atau permukaan yang digunakan untuk menyiapkan susu dalam keadaan bersih. Kebiasaan mencuci tangan, membersihkan peralatan setelah digunakan, serta menjaga kebersihan tempat penyimpanan merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan minuman bayi.
Pada akhirnya, mencuci dot bayi bukan sekadar membilasnya dengan air, tetapi perlu dilakukan secara menyeluruh dan dilanjutkan dengan sterilisasi sesuai kebutuhan,kebersihan yang baik membantu mengurangi risiko kontaminasi pada peralatan minum bayi. Orang tua dapat menjadikan panduan IDAI sebagai salah satu rujukan dalam menerapkan kebersihan peralatan bayi di rumah, dengan tetap menyesuaikan petunjuk penggunaan dari produsen botol atau alat sterilisasi yang digunakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....