Musim Air Kering, Warga Ranai Manfaatkan Waktu Mencari Kerangak

  • 11 Agt 2026 13:23 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID , Natuna - Musim air laut surut jay warga ranai darat memanfaatkan mencari kerangak di kawasan pesisir. Aktivitas mencari kerangak menjadi pilihan jay untuk mengisi waktu sekaligus menambah penghasilan keluarga.

Saat air laut mulai surut pada sore hari, warga bergegas menuju kawasan karangak. Dengan peralatan sederhana, mereka menyusuri batu dan celah-celah karang untuk mencari kerangak yang masih hidup dan kemudian dikumpulkan untuk dijual.

Kerangak hasil tangkapan tersebut dapat langsung dijual dalam kondisi mentah maupun setelah direbus. Untuk kerangak mentah, warga menjualnya sekitar Rp1.000 per ekor, sedangkan kerangak yang sudah direbus dapat dijual sekitar Rp2.000 per ekor.

Warga Ranai Jay mengatakan, mencari kerangak biasanya dilakukan ketika air laut surut pada sore hari. Selain menjadi kegiatan untuk mengisi waktu, hasilnya juga bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau air mulai kering atau surut, kami pergi berkarang mencari kerang. Lumayan untuk mengisi waktu dan hasilnya bisa dijual,” ujar jay.

Menurutnya, jumlah kerangak yang didapat tidak selalu sama. Hasil tangkapan bergantung pada kondisi air laut, lokasi karang, serta seberapa lama jay mencari.

Kerangak yang berhasil dikumpulkan kemudian dipilah. Sebagian langsung dijual kepada pembeli, sementara sebagian lainnya direbus terlebih dahulu agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Kalau yang belum direbus biasanya sekitar seribu rupiah satu ekor. Kalau sudah direbus bisa dua ribu rupiah satu ekor,” katanya.

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, kegiatan mencari hasil laut seperti kerangak bukan sekadar pekerjaan sampingan. Aktivitas tersebut juga menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya laut yang tersedia di sekitar tempat tinggal mereka.

Musim air kering pun menjadi kesempatan bagi warga untuk turun ke laut ketika kondisi memungkinkan. Mereka berharap hasil kerangak yang diperoleh dapat terus menjadi sumber tambahan pendapatan, terutama bagi keluarga yang mengandalkan hasil laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....