The East Palace Hadirkan Kengerian mengantarkan era baru okultisme Korea
- 16 Jul 2026 10:28 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Seorang pemburu hantu misterius tiba di sebuah istana yang diliputi kutukan jahat. Dipenuhi roh-roh pendendam, istana kerajaan merupakan labirin berbahaya yang penuh dengan rahasia terpendam dan konspirasi politik.
Berpindah-pindah antara realitas dan "dunia roh" yang menyeramkan, sang pemburu melacak sumber kutukan. Inilah premis dari serial baru Netflix yang berjudul "The East Palace",sebuah bentrokan brutal dan kelam antara dinasti yang terkutuk, mereka yang putus asa untuk mematahkan kutukan, dan hantu-hantu yang bertekad merebut takhta.
Menyimpang dari klise konvensional drama periode istana kerajaan dan kiamat zombie, "The East Palace".Menghadirkan karya "aksi okultisme bergaya Joseon Gothic" yang sangat orisinal, memadukan secara mulus perdukunan Korea dengan fantasi gelap Barat.
Mengutip dari Korean times,Sang penulis cerita yaitu Kwon So-ra dan Seo Jae-won, yang sebelumnya meletakkan dasar bagi film thriller okultisme K-modern dengan "The Guest" (2018), telah berhasil mentransfer keahlian mereka ke istana Joseon, menciptakan jurang yang memukau namun mengerikan.Menjelang perilisan globalnya pada 17 Juli 2026 ini, empat episode pertama dari serial delapan bagian ini telah diperlihatkan kepada pers.
Kisah dimulai ketika satu demi satu putra mahkota ditemukan tewas dalam keadaan misterius. Desas-desus menyebar dengan cepat bahwa roh kolam terkutuk telah kembali untuk mengklaim garis keturunan raja.Meskipun Raja (Cho Seung-woo) awalnya menganggap klaim ini hanya sebagai takhayul belaka, ia terpaksa mulai bertindak ketika putra bungsunya yang tersisa jatuh sakit.
Secara rahasia, Raja memanggil Gu-cheon (Nam Joo-hyuk), seorang pendekar pedang pemberontak yang mampu memasuki alam roh untuk membunuh iblis. Bersama Saeng-gang (Roh Yoon-seo), seorang dayang istana yang memiliki kemampuan luar biasa untuk mendengar arwah orang mati, keduanya mulai mengungkap kebenaran gelap yang terkubur jauh di bawah kolam istana.
Pencapaian visual paling menonjol dari serial ini terletak pada desain spasialnya yang berlapis, di mana realitas dan "dunia roh" saling tumpang tindih. Mirip dengan "Upside Down" yang sunyi dalam serial Netflix populer "Stranger Things" atau reruntuhan Neraka yang terbakar dalam film"Constantine," alam roh dalam "The East Palace" berfungsi sebagai cerminan dari istana Joseon yang sebenarnya realitas alternatif yang terdistorsi yang dikuasai oleh kegelapan dan hukum fisika yang menyimpang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....