Bulu Ayam Dimanfaatkan Jadi Umpan Nelayan Ikan Tongkol
- 28 Apr 2026 13:19 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - Kreativitas nelayan di wilayah pesisir kembali terlihat dalam upaya meningkatkan hasil tangkapan ikan. Salah satu cara yang kini masih digunakan adalah memanfaatkan bulu ayam sebagai umpan untuk memancing ikan tongkol di laut.
Bulu ayam yang biasanya dianggap limbah rumah tangga, ternyata memiliki nilai guna bagi nelayan. Dengan teknik sederhana, bulu tersebut dirangkai pada mata kail sehingga menyerupai gerakan umpan alami di dalam air. Gerakan bulu yang ringan dan mengikuti arus laut dinilai mampu menarik perhatian ikan tongkol.
Menurut salah satu nelayan setempat Tisar, penggunaan bulu ayam cukup efektif terutama saat kondisi umpan hidup sulit didapat. Selain lebih hemat biaya, bahan ini juga mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
“Kalau pakai bulu ayam, kita tidak perlu beli umpan lagi. Tinggal dirangkai saja, ikan tongkol sering juga menyambar,” ujar salah satu nelayan.
Teknik ini biasanya digunakan saat nelayan melaut dengan metode pancing tarik (trolling). Umpan bulu ayam akan ditarik mengikuti pergerakan perahu sehingga terlihat seperti ikan kecil yang berenang, yang menjadi sasaran utama ikan tongkol.
Selain ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah, cara ini juga membantu nelayan kecil menekan biaya operasional. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, inovasi sederhana seperti ini menjadi solusi yang cukup membantu.
Pemanfaatan bulu ayam sebagai umpan menjadi bukti bahwa kearifan lokal dan kreativitas nelayan tetap bertahan dan berkembang, demi menjaga keberlangsungan hasil tangkapan di laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....