Idola Legendaris Gugat Komentar Jahat sejak Debut

  • 24 Feb 2026 14:09 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, RANAI- Baru-baru ini, agensi G-Dragon, Galaxy Corporation, merilis pernyataan resmi terkait langkah hukum tegas terhadap berbagai unggahan bernada jahat. Tindakan tersebut mencakup kasus pencemaran nama baik, penyebaran informasi palsu, fitnah yang disengaja, hingga pelanggaran hak privasi.

Dalam keterangannya, Galaxy Corporation menyampaikan bahwa mereka terus menempuh jalur hukum dengan menggandeng Yulchon LLC . Langkah itu dilakukan guna menangani postingan berbahaya yang menargetkan artisnya.

Sebagai tindak lanjut dari pemberitahuan pelanggaran hak pada 17 Oktober lalu, pihak agensi telah mengajukan laporan besar-besaran terhadap lebih dari 100 unggahan. Laporan tersebut diajukan berdasarkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Promosi Pemanfaatan Jaringan Informasi dan Komunikasi serta Perlindungan Informasi, dengan bukti yang dihimpun dari laporan penggemar dan pemantauan internal.

Otoritas berwenang diketahui telah mengidentifikasi sejumlah tersangka melalui proses penggeledahan dan penyitaan di beberapa komunitas daring serta platform media sosial utama. Para terduga kemudian diserahkan ke kantor polisi sesuai wilayah hukum masing-masing untuk menjalani penyelidikan lanjutan.

Saat ini, beberapa tersangka telah mengakui perbuatannya dan proses penyelidikan terhadap mereka dinyatakan rampung sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. Sementara itu, penyelidikan masih berlangsung terhadap pihak yang membantah tuduhan.

Agensi juga meminta pemahaman publik karena kasus telah memasuki tahap penanganan kejaksaan, sehingga identitas para tersangka tidak dapat dipublikasikan sesuai Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi. Galaxy Corporation menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang demi mempercepat penyelesaian perkara, sekaligus memperluas langkah hukum perdata maupun pidana guna melindungi hak sang artis.

Mereka berjanji akan memberikan pembaruan apabila terdapat perkembangan signifikan, meski mengingatkan bahwa proses hukum dapat memakan waktu. Agensi turut mengimbau penggemar agar mengirimkan bukti unggahan berbahaya dalam satu berkas PDF ke alamat email pelaporan resmi, yang nantinya akan digunakan sebagai bagian dari proses hukum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....