KBRN,Ranai : Sekam padi merupakan hasil samping dari proses penggilingan beras, kini semakin dimanfaatkan oleh masyarakat di Kabupaten Natuna untuk berbagai keperluan. Sekam padi yang tampak mengering dan bersih ini umumnya dihasilkan dari aktivitas pengolahan gabah petani lokal.
Di Natuna, sekam padi tidak hanya dianggap sebagai limbah pertanian, tetapi juga memiliki nilai guna. Masyarakat memanfaatkannya sebagai bahan bakar tradisional, campuran media tanam, hingga alas kandang ternak. Selain itu, sekam padi juga berpotensi diolah menjadi arang sekam yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian ramah lingkungan.
Petani setempat menyebutkan, ketersediaan sekam padi cukup melimpah terutama pada musim panen. Pemanfaatan yang optimal dinilai dapat membantu mengurangi limbah sekaligus menambah nilai ekonomi bagi masyarakat pedesaan.
Pihak terkait diharapkan dapat terus mendorong pemanfaatan hasil samping pertanian seperti sekam padi ini melalui pelatihan dan pendampingan, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Natuna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....