Kerupuk Atom Kembang Jadi: Kisah Sukses Kuliner Natuna
- 24 Jan 2024 10:57 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai: Kerupuk atom merupakan salah satu cemilan dari olahan hasil laut Natuna yaitu ikan tongkol. Terbuat dari ikan tongkol segar, tepung sagu, telur dan campuran bumbu, kerupuk atom menjadi oleh – oleh khas Natuna yang paling banyak dicari oleh wisatawan. Salah satu kerupuk atom yang terkenal di kota Ranai yaitu kerupuk atom Kembang Jadi.
Ishak, pemilik usaha kerupuk atom kembang jadi di Ranai mengatakan, usahanya mulai dirintis pada tahun 2008 lalu.
“Awal 2008 itu ibuk aja yang buat, saya kuli bangunan. Tahun 2010 saya ditabrak motor gak bisa kerja, dari situlah saya mulai bantu ibuk buat kerupuk atom. Kita jual keliling kita kasih orang, kita minta pendapat bagai mana rasanya kalau gak enak kasih masukan gitu” kata Ishak.
Merintis usaha dari bawah, tidak menjadi penghalang bagi Ishak dan istrinya. Pendapat dari konsumen tentang rasa kerupuk atom yang dibuatnya, menjadi masukan berharga, untuk meningkatkan kualitas produksi. Terbukti, kini usaha kerupuk atom yang digelutinya telah berkembang pesat dan telah dipasarkan keluar daerah.
“ Mula–mula cuma dua kilo, itu pelan-pelan aja. Kami sekarang ni sudah produksi 60 kilo per hari. Kalau pemasarannya di tanjung Pinang, Pekanbaru, Pontianak, Batam” tambah Ishak.
Meningkatnya produksi kerupuk atom dari tahun ke tahun, membuat Ishak meningkatkan kualitas pemasaran dari sisi pengemasan. Selain itu ia juga mengembangkan usahanya dengan membuka toko oleh – oleh khas Natuna bernama Kembang Jadi.
Nama Kembang Jadi sebenarnya sudah ada sejak awal usaha kerupuk atom dirintis. Bukan tanpa alasan nama ini dipilih, Kembang Jadi memiliki filosofi bagi Ishak.
“ Kembang Jadi karne die kalau kembang jadi, kalau tak kembang berarti tak jadi. Dulu ada juga lebel, cuma kebanyakan pakai fotokopi karena kita belum maju gitu. Sekarang kita sudah pakai stiker” imbuhnya.
Kerupuk atom yang diproduksi Ishak dijual dengan harga seratus ribu rupiah per kilonya. Bagi Ishak, semangat dan pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan sebuah usaha.
“Kami terus semangat karena kami merasa hasilnya lumayanlah sampai bisa ketanah suci. Kita pun senang bisa membuka lapangan kerja”.
Musibah kecelakaan motor 2010 lalu, membuat Ishak tidak dapat bekerja lagi sebagai tukang bangunan. Bangkit dari musibah, kini Ishak mampu membangun usaha yang dianggapnya sebagai berkah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....