Yuk Intip Tata Cara Memakai Baju Kurung Tradisional Kepri
- 03 Agt 2023 21:13 WIB
- Ranai
KBRN. Natuna : Masyarkat asli melayu Kepulauan Riau (Kepri), sudah tidak asing lagi dengan baju Teluk Belanga. Baju Teluk Belanga merupakan pakaian adat yang berasal dari Sumatera dan ditetapkan sebagai kekayaan lokal dan ikon pakaian adat oleh Pemerintah Kepulauan Riau. Hal itu berpengaruh pada nilai kebudayaan yang dijadikan sebagai ciri khas dari Kepulauan Riau.
Sama dengan baju adat pada umumnya, baju Teluk Belanga ini terdiri dari dua jenis pakaian adat, yaitu untuk baju Teluk Belanga pria disebut Teluk Balangga dan untuk baju Teluk Belanga perempuan disebut dengan Kebaya Labuh. Kedua baju adat tersebut juga menjadi ciri khas kekayaan budaya Kepulauan Riau dan juga menjadi salah satu alasan budaya lokal Sumatera yang tetap eksis.
Ciri khas baju Teluk Belanga adalah busana adat yang memiliki warna polos dan dipadukan bersama celana panjang yang berwarna senada, juga dilengkapi dengan sarung yang digunakan sebagai selendang dan dipakai hingga sebatas lutut, dan songket yang dijadikan sebagai ikat kepala atau biasa disebut dengan tanjak. Umumnya, baju Teluk Belanga ini cuma digunakan oleh para pria aja.
Sementara, ciri khas pada Kebaya Labuh ini sama dengan model kebaya pada umumnya. Tetapi, baju Kebaya Labuh sendiri memiliki bentuk yang berbeda, seperti pada kancingnya yang terdiri dari 3 buah kancing. Disamping itu, jumlah kancing baju Teluk Belanga adalah terdiri dari 5, yang melambangkan rukun Islam.
Seperti baju adat pada umumnya, baju Teluk Belanga ini memiliki sejumlah peraturan pada cara pemakaiannya. Dan peraturan tersebut juga diturunkan secara lisan dari satu generasi ke generasi lainnya. Baju adat yang diperuntukkan untuk para kaum laki-laki ini dulunya dijadikan sebagai pakaian untuk menghadiri acara-acara penting, nih.
Cara memakai baju Teluk Belanga ini disesuaikan untuk kaum bangsawan dan warga biasa. Aturan menggunakan cara memakai baju Teluk Belanga ini pada zaman kesultanan identik dengan menggunakan warna kuning. Namun, Blibli Friends bisa memakai warna lainnya.
Biasanya, baju Teluk Belanga tersebut dilengkapi dengan tapih atau kain songket yang diikat untuk menutupi bagian paha dan pinggul. Pemakaiannya tersebut juga memiliki arti, yaitu menjaga syahwat, aurat, dan kehormatan.
Lalu, ada aksesoris lainnya yang melengkapi baju Teluk Belanga ini, yaitu penutup kepala yang biasa menggunakan kopiah atau sejenis Tanjak. Sementara, pada pemakaian kain songketnya juga memiliki tata cara. Salah satunya adalah untuk kaum bangsawan menggunakan kain songket yang berada di atas lutut.
Kemudian, baju Teluk Belanga ini juga dilengkapi dengan kantor pada bagian depannya yang dianjurkan untuk memasukkan ke dalam kain songket. Kecuali untuk baju yang menggunakan model jas. Sementara untuk tata melipat kain songket tersebut bisa disesuaikan dengan keinginan pemakai nya,
Umumnya, tata cara memakai baju Teluk Belanga bagi kaum bangsawan dan warga biasa ini masih sama, kok. Cuma berbeda pada cara pemakaian songket, yaitu untuk penggunaan warga biasa menggunakan tapih atau kain songket yang berada di bawah lutut ke bawah hingga panjang setengah betis.
Lalu, pada tata cara memakai baju Teluk Belanga yang lainnya bisa mencontoh Sultan, yaitu memasukkan bagian bawah baju ke dalam kain songket. Terkecuali jika menggunakan baju model jas. Kemudian, memakai songket dengan berbagai versi. Bisa menggunakan dari arah kiri ke kanan, seperti melipat sarung saat sholat. Ataupun sebaliknya.
Aksesoris pada baju Teluk Belanga yang satu ini juga merupakan hal yang sangat penting. Digunakan oleh orang Melayu yang sangat dekat khazanah Islam, setiap aksesoris yang digunakan untuk tambahan baju Teluk Belanga ini juga memiliki arti yang memiliki kandungan dan nilai-nilai keislaman.
Seperti salah satunya adalah aksesoris kancing yang juga menjadi aksesoris penting dan baku. Sebuah baju teluk tersebut diperbolehkan memilih menggunakan satu kancing atau tulang belut, tiga kancing dan lima kancing atau cekak musang. Dan ternyata, ketiga hal itu juga memiliki arti masing-masing.
Satu kancing ini memiliki arti tauhid, biasanya tiga kancing lain memiliki makna Allah, Muhammad dan Adam. Sementara yang menggunakan lima kancing ini bisa memiliki arti sebagai rukun Islam, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan sholat, berpuasa di Bulan Ramadhan, menunaikan zakat, dan pergi haji bagi yang mampu.
Pada baju adat Teluk Belanga ini, untuk kaum laki-laki maupun perempuan perlu menggunakan tapih atau kain songket ini yang juga menjadi pakaian tambahan bagi masyarakat Melayu. Tapi atau kain songket sendiri juga memiliki nama lain, yaitu kain dagang.
Pada masyarakat tradisional Melayu, kaum laki-laki bakal dianggap belum berpakaian lengkap, apabila belum menggunakan kain songket ini. Cara menggunakannya yaitu dengan menutupi badan pada sebagian celana atau seperti menggunakan sarung pada umumnya, namun dengan panjang hingga di atas lutut atau di bawah lutut.
Dan penggunaan aksesoris kain songket pada baju Teluk Belanga ini juga memilih arti. Salah satunya dalam tradisi Lingga-Riau yang memiliki arti kesopanan dan kesantunan pada berpakaian. Maka dari itu, jika belum memakai kain songket ini dianggap kurang sopan dan melanggar adat istiadat.
Bisa dikatakan, aksesoris kain songket ini juga menjadi pakaian terpenting dan terhormat bagi kaum laki-laki Melayu.
Dan, yang terakhir adalah aksesoris yang sering digunakan di kepala oleh kaum laki-laki Melayu, yaitu tanjak. Tanjak ini biasa dianggap sebagai mahkota kain atau tengkolok yang juga menjadi pelengkap pakaian di baju Teluk Belanga oleh bangsawan dan tokoh masyarakat pada zaman dulu. Umumnya, tanjak ini dibuat dari kain seperti songket, angkinan, pardo, dan batik.
Dan syarat penggunaan tanjak ini juga ada caranya, yaitu memilih kain segi empat yang kemudian dilipat menjadi kain segi tiga. Lalu, berbentuk simpul yang memiliki arti tentang persatuan atau ikatan. Namun, ada pula yang mengartikannya sebagai ikatan pernikahan atau kekeluargaan.
(Sumber : Bliblifriends/Google)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....