TheFlorist Natuna Terus Berinovasi Hadirkan Buket Kreatif untuk Berbagai Momen

  • 22 Jul 2026 08:22 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Konsistensi dalam berinovasi menjadi kunci keberlangsungan usaha TheFlorist Natuna. Hal tersebut disampaikan Owner TheFlorist Natuna, Weny Widaningsih, saat menjadi narasumber dalam program Pojok UMKM Pro2 RRI Ranai 105,9 FM. Selama enam tahun berjalan, usaha yang dirintisnya terus menghadirkan berbagai kreasi buket yang mengikuti tren dan kebutuhan masyarakat.

Pada awal merintis usaha, seluruh proses produksi dilakukan dari rumah di Sungai Ulu. Karena sebagian besar pelanggan berasal dari Ranai, Weny harus melayani pesanan dengan sistem cash on delivery (COD). Kondisi tersebut akhirnya mendorongnya membuka ruko di kawasan Ranai Kota agar lebih mudah dijangkau pelanggan.

"Awalnya saya berjualan dari rumah di Sungai Ulu. Karena kebanyakan pelanggan berasal dari Ranai, saya sering melakukan COD. Akhirnya saya memutuskan menyewa ruko di Ranai Kota supaya pelanggan lebih mudah datang, melihat, dan memilih buket secara langsung," ujar Weny.

Seiring meningkatnya permintaan, TheFlorist Natuna tidak lagi hanya menyediakan buket bunga. Weny menghadirkan berbagai inovasi seperti buket uang, buket boneka, buket makanan ringan, hingga buket hijab. Inspirasi desain diperoleh dari imajinasi pribadi serta perkembangan tren yang banyak dibagikan melalui media sosial.

Pilihan buket Thefloristh Natuna

"Selain buket bunga, sekarang kami juga membuat buket uang, buket boneka, buket makanan ringan, sampai buket hijab. Ide desain banyak saya dapatkan dari imajinasi sendiri dan juga media sosial. Saat ini buket boneka menjadi produk yang paling banyak diminati, terutama saat musim kelulusan dan perpisahan sekolah," kata Weny.

Persaingan usaha menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan. Selain harus terus menghadirkan desain baru, proses pembuatan buket berukuran besar juga membutuhkan ketelitian dan waktu pengerjaan yang lebih lama. Ketersediaan bahan baku di Natuna turut menjadi tantangan karena sebagian besar masih harus didatangkan dari luar daerah.

"Tantangan terbesar adalah saat mengerjakan buket berukuran besar karena prosesnya lebih rumit dan membutuhkan waktu lebih lama. Di sisi lain, bahan baku juga harus dipesan dari luar Natuna jauh-jauh hari agar dapat tiba tepat waktu dan tidak menghambat proses produksi," ungkap Weny.

Selama enam tahun menjalankan usaha, TheFlorist Natuna terus membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan. Melalui program Pojok UMKM Pro2 RRI Ranai, kisah Weny diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berani memulai usaha kreatif, terus berinovasi, dan memanfaatkan peluang bisnis di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....