Akselerasi Pengembangan Benih Unggul Padi Gogo di Lahan Kering
- 06 Apr 2026 11:02 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Pemerintah melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus melakukan akselerasi pengembangan varietas padi gogo guna menghadapi tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan sawah irigasi. Varietas ini dirancang khusus agar memiliki ketahanan tinggi terhadap kekeringan namun tetap mampu menghasilkan produktivitas gabah yang optimal di lahan suboptimal.
Pengembangan benih unggul ini menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional di tengah fenomena El Nino yang sering melanda wilayah Indonesia. Dengan karakteristik akar yang lebih dalam dan kuat, padi gogo mampu menyerap unsur hara dan air secara efisien di tanah yang memiliki kadar kelembapan rendah.
Selain ketahanan terhadap cuaca ekstrem, padi gogo hasil riset terbaru juga dibekali dengan ketahanan terhadap hama wereng cokelat dan penyakit blas. Hal ini diharapkan dapat menekan biaya produksi petani karena berkurangnya penggunaan pestisida kimia, sekaligus menghasilkan produk beras yang lebih sehat bagi konsumen.
Uji coba penanaman skala luas telah dilakukan di beberapa titik di wilayah perbukitan Jawa dan Sumatera dengan hasil yang menunjukkan peningkatan tonase per hektare sebesar 15 persen. Data ini memberikan optimisme bagi perluasan area tanam di wilayah luar Jawa yang memiliki potensi lahan kering yang sangat luas namun belum tergarap maksimal.
Keberhasilan implementasi padi gogo di tingkat petani sangat bergantung pada ketersediaan logistik benih yang merata hingga ke pelosok desa. Sinergi antara kementerian terkait dan produsen benih lokal menjadi kunci agar teknologi pertanian ini dapat diadopsi secara masif guna mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....