Ekonomi Indonesia Triwulan II 2026 Tumbuh 5,29 Persen

  • 10 Agt 2026 10:24 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Perekonomian Indonesia pada triwulan II 2026 mencatat pertumbuhan sebesar 5,29 persen secara tahunan atau year on year. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas ekonomi nasional pada paruh pertama tahun 2026.

Dikutip dari data Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen secara tahunan. Perkembangan tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kondisi konsumsi, investasi, perdagangan, dan aktivitas produksi nasional.

Pertumbuhan ekonomi juga berlangsung di tengah dinamika ekonomi global yang masih menghadapi berbagai ketidakpastian. Kondisi perdagangan internasional, perkembangan harga komoditas, serta perubahan kebijakan ekonomi berbagai negara menjadi sejumlah faktor yang tetap perlu diperhatikan.

Di dalam negeri, aktivitas konsumsi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menopang kegiatan ekonomi. Perdagangan barang dan jasa, transportasi, akomodasi, serta sektor makanan dan minuman turut berkaitan dengan aktivitas konsumsi rumah tangga.

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah juga memiliki posisi penting dalam struktur perekonomian nasional. Penguatan akses pembiayaan, digitalisasi, peningkatan kapasitas usaha, dan perluasan pasar menjadi bagian dari upaya mendorong daya saing pelaku usaha.

Bank Indonesia juga mencatat kondisi inflasi nasional tetap berada dalam sasaran. Pada Juli 2026, inflasi tahunan tercatat sebesar 2,88 persen, sedangkan secara bulanan terjadi deflasi sebesar 0,14 persen.

Kondisi harga yang relatif terkendali menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan aktivitas konsumsi masyarakat. Pengendalian harga pangan juga terus dilakukan melalui koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia.

Perkembangan ekonomi tersebut menjadi dasar penting bagi dunia usaha dalam menyusun strategi bisnis hingga akhir 2026. Pelaku usaha perlu memperhatikan perkembangan daya beli, biaya produksi, kondisi pasar, serta perubahan ekonomi global dalam menjalankan kegiatan usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....