UMKM Ikan Salai Belum Ekspansi

  • 24 Nov 2025 11:09 WIB
  •  Ranai

KBRN,Ranai: Usaha ikan salai atau ikan asap yang dikelola warga Desa Limau Manis Kecamatan Bunguran Timur Laut hingga kini masih dipasarkan di wilayah lokal. Hal tersebut disampaikan oleh pelaku UMKM setempat, Johar, saat ditemui Senin (24/11/2025).

Johar mengungkapkan bahwa produksi ikan salai di desanya sebenarnya cukup rutin, namun pemasaran masih terbatas karena belum adanya akses distribusi yang lebih luas. Menurutnya, banyak warga yang berminat untuk mengembangkan usaha, namun terkendala modal dan jaringan pemasaran.

Ia menjelaskan, sebagian besar produksi ikan salai saat ini dijual langsung kepada masyarakat sekitar maupun pedagang kecil di pasar tradisional. Kondisi ini membuat potensi peningkatan pendapatan masih belum optimal.

Johar mengatakan, jika pemasaran dapat menjangkau luar daerah, bukan tidak mungkin usaha ikan salai dapat menjadi salah satu produk unggulan Natuna.

“Kualitas ikan kita bagus, tinggal bagaimana cara memasarkannya lebih jauh,” ujarnya.

Selain pemasaran, Johar juga menyinggung perlunya peningkatan peralatan pengasapan agar produksi lebih efisien. Dengan peralatan yang lebih modern, katanya, volume produksi bisa bertambah tanpa menambah banyak tenaga kerja.

Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun dinas terkait untuk membantu UMKM lokal agar bisa naik kelas. Bentuk dukungan yang dibutuhkan di antaranya pelatihan, bantuan modal, hingga pendampingan pemasaran.

Johar meyakini bahwa ikan salai Natuna memiliki peluang besar untuk dikenal lebih luas.

“Kalau ada dukungan, kami yakin bisa bersaing dengan produk daerah lain,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....