Harga Emas Naik, Penjualan Perhiasan Turun

  • 17 Okt 2025 10:11 WIB
  •  Ranai

KBRN,Ranai: Kenaikan harga emas yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir berdampak langsung terhadap minat beli masyarakat, khususnya untuk produk perhiasan. Banyak warga kini memilih menunda pembelian karena harga yang dianggap terlalu tinggi.

Salah seorang penjual emas di Ranai, Hendri Candra, mengatakan bahwa harga emas di Natuna kini mencapai angka yang cukup mengejutkan bagi pembeli. Untuk emas 24 karat, harga per gram menembus Rp2.350.000, sedangkan emas 23 karat dijual sekitar Rp2.300.000 per gram.

“Sejak harga naik, pembeli jauh berkurang. Kalau dulu setiap hari ada transaksi, sekarang kadang sepi sampai berjam-jam,” ujar Hendri saat ditemui di tokonya, Rabu (15/10/2025).

Menurut Hendri, kenaikan harga emas ini tidak hanya berdampak pada turunnya minat beli masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap omzet penjualan para pedagang. Dalam sebulan terakhir, penurunan penjualan bisa mencapai lebih dari 50 persen dibanding bulan sebelumnya.

Ia menambahkan, pembeli yang datang kebanyakan hanya sekadar menanyakan harga atau menjual kembali emas lama untuk kebutuhan ekonomi.

“Banyak yang datang bukan untuk beli, tapi jual. Mereka bilang harga sekarang terlalu tinggi untuk beli baru,” jelasnya.

Meski demikian, Hendri mengaku tetap optimistis bahwa kondisi ini bersifat sementara. Ia berharap harga emas dapat kembali stabil agar daya beli masyarakat pulih dan roda perdagangan emas kembali bergairah.

“Kami tetap berusaha bertahan, karena naik turunnya harga emas ini memang sudah jadi bagian dari bisnis. Mudah-mudahan harga segera turun dan masyarakat bisa membeli lagi,” kata Hendri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....