Balai Karantina Mencatat Cengkeh Kering Mencapai 239 Ton

  • 30 Mei 2025 16:46 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Cengkeh Natuna merupakan salah satu komoditas unggulan dari Kepulauan Riau (Kepri). Data Baranti Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (Best Trust) pada Bulan April - Mei 2025, ekspor cengkeh dari Natuna mencapai 239 ton.

Dengan jumlah tersebut, hasil ekspor cengkeh dari Natuna mencapai angka Rp. 17,7 miliar. Ekspor cengkeh Natuna dengan tujuan utama ke DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

PJ Satuan Pelayanan Natuna Karantina Kepulauan Riau (Kepri), Iwan Setiawan mengatakan seluruh komoditas yang di lalulintas kan wajib melalui kelengkapan dan pemeriksaan.

"Untuk menjamin kualitas cengkeh baik, aman dan sehat pastinya seluruh komoditas yang akan dilalulintaskan harus melalui serangkaian tindakan karantina. Proses karantina meliputi Pemeriksaan kelengkapan dokumen, pemeriksaan laboratorium dengan pemeriksaan sampel dan secara fisik. Hal ini guna memastikan kesehatan cengkeh sudah memenuhi persyaratan teknis yaitu bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)," Papar Iwan Setiawan.

Secara terpisah, Holland Tambunan selaku Katimja Karantina Tumbuhan Karantina Kepri memberikan apresiasi kepada mitranya yang telah rutin melaporkan komoditasnya kepada petugas. karantina,

"Tentunya ini bisa menjadi contoh walaupun letak Natuna jauh di ujung utara Kepri, tapi masyarakatnya sudah patuh karantina sehingga ini menjadi upaya bersama dalam melindungi sumber daya alam hayati dan menjaga keamanan pangan daerah." Ujar Holland Tambunan

Dengan pemahaman dari masyarakat akan pentingnya #laporkarantina, maka masyarakat telah turut andil dalam melindungi Indonesia dari ancaman hama penyakit hewan, ikan dan tumbuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....