Polres Natuna Pastikan Stock dan Harga Beras Stabil

  • 11 Nov 2025 13:00 WIB
  •  Ranai

KBRN Ranai ; Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasaran, Polres Natuna bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan pengecekan langsung terhadap harga dan distribusi beras di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Natuna, Selasa (11/11/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dan kepolisian dalam pengendalian inflasi daerah, serta menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang akhir tahun yang biasanya disertai peningkatan kebutuhan bahan pokok.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Natuna, IPTU Richie Putra, dengan menyasar tiga lokasi utama, yaitu Pasar Baru Ranai, PT. Yafindo Natuna Permata selaku distributor, dan Toko Devon Smart Market sebagai perwakilan pasar modern penyedia berbagai merek beras.

Menurut IPTU Richie, pengecekan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pendataan stok, kualitas beras, serta kesesuaian harga jual di tingkat pengecer dan distributor.

“Kami ingin memastikan harga tetap stabil, stok tersedia, dan distribusi berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat,” tegas IPTU Richie di lokasi kegiatan.

Dari hasil monitoring, stok dan harga beras di beberapa titik strategis Kabupaten Natuna dinilai masih aman dan stabil.

1. Kios 78 (Pasar Baru Ranai)

Harga beras SPHP: Rp12.000/kg

Cap Ayam Penyet: Rp15.000/kg

Cap AS Gold: Rp14.000/kg

Total stok: ±170 kg (medium & premium)

Kios ini termasuk dalam kategori pasar tradisional yang rutin menjadi pusat distribusi beras masyarakat.

2. PT. Yafindo Natuna Permata (Distributor)

Koki Padang 5 kg: Rp64.000

Koki Padang 10 kg: Rp126.000

Anak Mantap 5 kg: Rp72.000

Anak Mantap 10 kg: Rp138.000

Total stok: ±3,170 kg (kategori premium)

Sebagai distributor utama, PT. Yafindo memastikan rantai distribusi tetap lancar tanpa hambatan.

3. Toko Devon Smart Market (Pasar Modern)

Harga bervariasi antara Rp59.000 – Rp75.000 per 5 kg, tergantung merek dan kualitas, dengan total stok lebih dari 3,500 kg.

Jenis beras yang tersedia meliputi Minang Jaya, Jeruk Limau, SPHP, Anak Padang, hingga Nasi Padang.

Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Natuna dinyatakan aman dan mencukupi. Harga jual di tingkat pengecer maupun distributor juga terpantau stabil, baik untuk kategori medium maupun premium.

IPTU Richie menegaskan, pengawasan serupa akan dilakukan secara berkala guna mencegah terjadinya penimbunan, monopoli, atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami memastikan harga beras tetap wajar, kualitas layak konsumsi, dan distribusi berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga merupakan langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang musim penghujan dan hari besar keagamaan.

Menjaga Ketahanan Pangan Daerah

Dengan langkah proaktif tersebut, Polres Natuna berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di pasaran.

“Kami ingin seluruh warga Natuna dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik. Pengawasan ini akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” tutup IPTU Richie.

Kegiatan monitoring ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan para pelaku usaha, yang menilai langkah ini penting untuk menciptakan stabilitas harga dan menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat Natuna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....