Progres Renovasi Puskesmas Kelarik Capai 50 Persen

  • 28 Okt 2025 02:25 WIB
  •  Ranai

KBRN Ranai;Pemerintah Kabupaten Natuna terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama melalui perbaikan fasilitas kesehatan di wilayah-wilayah luar. Dua puskesmas yang saat ini tengah direnovasi adalah Puskesmas Kelarik dan Puskesmas Midai, yang keduanya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, menjelaskan bahwa progres pembangunan Puskesmas Kelarik hingga saat ini telah mencapai sekitar 50 persen. Berdasarkan hasil evaluasi, proyek tersebut masih berada pada jalur yang tepat dan berjalan sesuai jadwal.

“Untuk Puskesmas Kelarik, saat ini progresnya baru sekitar 50 persen. Kontraknya berakhir pada 25 Desember 2025. Dari hasil evaluasi kami, deviasinya masih positif sekitar 5 persen. Artinya, pekerjaan sesuai dengan schedule dan progresnya bagus, tidak minus,” jelas Hikmat, Senin( 27/10/2025)

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan agar pembangunan selesai tepat waktu sehingga pada awal Januari 2026 Puskesmas Kelarik sudah dapat diresmikan oleh Bupati Natuna dan langsung digunakan untuk melayani masyarakat.

Renovasi Puskesmas Kelarik, kata Hikmat, dilakukan secara menyeluruh dengan menambah beberapa ruangan baru serta memperbaiki bagian bangunan lama yang sudah rusak. Salah satu alasan utama renovasi ini adalah kondisi bangunan yang sudah tidak layak, terutama di bagian atap yang sempat bocor dan hampir membahayakan pasien.

“Renovasi ini memang kita usulkan ke Kementerian Kesehatan karena banyak bagian bangunan yang rusak, terutama atap yang bocor dan plafon yang sempat roboh. Untungnya tidak menimpa pasien. Jadi, selain perbaikan, kita juga menambah ruang administrasi dan ruang perawatan agar pelayanan lebih maksimal,” ungkapnya.

Pembangunan Puskesmas Kelarik dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,9 miliar, namun setelah proses lelang, nilai kontrak menjadi sekitar Rp 2,3 miliar.

Selain Kelarik, Dinas Kesehatan Natuna juga tengah melakukan renovasi atap Puskesmas Midai, yang menggunakan dana APBD Kabupaten Natuna tahun 2025 senilai sekitar Rp 400 juta. Proyek di Midai juga ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

“Untuk di Midai, fokusnya pada perbaikan atap karena kondisinya juga sudah banyak yang bocor. Insya Allah sampai Desember nanti rampung juga,” tutur Hikmat

Hikmat menegaskan bahwa perbaikan dua fasilitas kesehatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mempercantik bangunan, tetapi juga agar tenaga medis dapat memberikan pelayanan dengan lebih nyaman dan aman.

“Setelah pembangunan selesai, kami berharap petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Begitu juga sebaliknya, masyarakat bisa lebih nyaman dan percaya diri untuk berobat ke puskesmas,” harapnya.

Ia juga menambahkan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Dinas Kesehatan Natuna untuk memastikan pelayanan publik di bidang kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Dengan rampungnya renovasi di Kelarik dan Midai, Pemkab Natuna berharap dua puskesmas tersebut dapat menjadi contoh peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perbatasan yang selama ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....