Produksi Jamu Kartini Masih Mengandalkan Cara Manual
- 22 Sep 2026 09:10 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Produksi jamu tradisional Ibu Kartini di Kabupaten Natuna masih dilakukan dengan menggunakan cara manual. Kondisi tersebut membuat jumlah produk yang mampu dihasilkan setiap bulan masih terbatas.
Kartini kepada RRI, Senin 21 September 2026, mengatakan proses pembuatan membutuhkan sejumlah tahapan yang dikerjakan secara langsung. Mulai dari mencari bahan, mengeringkan, mencacah hingga mengemas produk dilakukan secara bertahap. "Prosesnya masih manual. Mulai dari mencari bahan, kemudian dikeringkan, dicacah, diiris, digiling, sampai pengemasan. Karena semuanya masih dikerjakan manual, produksinya belum bisa banyak dalam sebulan."
Bahan yang digunakan berasal dari Natuna dan diolah menjadi berbagai jenis racikan. Salah satu produk yang dibuat adalah jamu akar tujuh lapis.
Selain keterbatasan jumlah produksi, banyaknya tahapan pengerjaan juga membuat proses pembuatan membutuhkan waktu. Setiap bahan harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap berikutnya.
Meski demikian, usaha tersebut tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Produk jamu yang dihasilkan juga telah mendapatkan pendaftaran dari Dinas Kesehatan.
Respons masyarakat terhadap produk tersebut menjadi salah satu dorongan bagi Kartini untuk terus mempertahankan usahanya. Pelanggan memberikan tanggapan positif terhadap jamu yang diproduksinya.
Bersama anaknya, Kartini terus menjalankan usaha tersebut sekaligus memperkenalkan berbagai racikan berbahan rempah Natuna ke sejumlah wilayah di Kepulauan Riau. Mereka mendistribusikan keliling pulau secara mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....