Pengoprasian Embung Sebayar Secara Permanen

  • 01 Sep 2026 14:34 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Perusahaan Daerah Perumda Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna mulai mengoperasikan Embung Sebayar sebagai sumber tambahan pasokan air bersih bagi masyarakat. Pengoperasian ini dilakukan di tengah menurunnya debit sejumlah sumber air akibat musim kemarau dan meningkatnya kebutuhan pelanggan.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin, mengatakan Embung Sebayar mulai dioperasikan secara permanen sejak 1 September 2026 dan tidak lagi dibatasi hanya untuk kondisi musim kemarau. Pengoperasian sumber air tambahan ini diperlukan karena debit sumber air yang selama ini digunakan PDAM semakin terbatas.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna Zaharuddin ( Foto:RRI/Analia Widi)

“Mulai tanggal 1 September ini Embung Sebayar akan beroperasi selamanya. Tidak dibatasi lagi,” kata Zaharuddin di lokasi Embung Sebayar, Selasa 1 September 2026.

Menurutnya, keterbatasan debit sumber air terjadi di tengah terus bertambahnya jumlah pelanggan PDAM. Saat ini masih terdapat lebih dari 1.000 calon pelanggan yang telah terdaftar dan menunggu pelayanan air bersih.

Embung Sebayar memiliki kapasitas yang dipersiapkan sekitar 50 liter per detik, namun PDAM menggunakan sekitar 45 liter per detik melalui sistem pencampuran dengan air gravitasi. Pasokan tersebut akan dievaluasi untuk memastikan distribusi berjalan baik kepada pelanggan terdekat maupun terjauh.

“Yang kita gunakan 45 liter per detik. Nanti kita cek ke lapangan bagaimana hasilnya, baik di rumah pelanggan terdekat maupun pelanggan yang terjauh,” ujarnya.

Pada tahap awal, pasokan Embung Sebayar dapat melayani wilayah Batu Hitam, Pamuka Atas, Penagi dan kawasan sekitarnya, sedangkan Kota Ranai masih mengandalkan Reservoir Ranai Darat. PDAM juga masih melakukan uji coba dan evaluasi operasional, termasuk memantau kualitas air serta mengimbau pelanggan menyiapkan tempat penampungan sebagai antisipasi gangguan pasokan akibat penggunaan tenaga listrik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....