Satgas Karhutla Pantau Kebakaran Sungai Kemala
- 31 Agt 2026 12:27 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Satuan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla dari Kecamatan Bunguran Batubi ikut memantau dan menangani kebakaran yang terjadi di kawasan Sungai Kemala, Kecamatan Bunguran Utara. Kondisi lahan yang sebagian merupakan gambut membuat api masih berpotensi muncul kembali meski sebelumnya telah dilakukan pemadaman.
Camat Bunguran Batubi, Mikrayatul Hayat, mengatakan posko Satgas Karhutla Bunguran Batubi turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan kebakaran sekaligus membantu mengatasi titik api yang masih menyala. Penanganan dilakukan bersama Pemerintah Desa Gunung Putri dan Kapolsek Bunguran Barat.
Mikrayatul Hayat kepada RRI, Senin 31 Agustus 2026, mengatakan luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 200 meter. “Karena lahannya gambut, api masih bisa keluar lagi meskipun sebelumnya sudah dilakukan pemadaman. Jadi kami terus melakukan pemantauan dan pemadaman di lokasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, Satgas Karhutla menurunkan sekitar tujuh personel untuk melakukan pemadaman dan pemantauan di kawasan tersebut. Petugas juga memastikan titik-titik api yang masih muncul dapat segera ditangani agar tidak meluas ke kawasan lainnya.

Menurutnya, kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran karena api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan tanah. Karena itu, pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh dan dilanjutkan dengan pemantauan setelah api terlihat padam.
Pemerintah Kecamatan Bunguran Batubi bersama unsur terkait terus berkoordinasi dalam penanganan Karhutla di kawasan Sungai Kemala. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali membesar dan meluas ke lahan di sekitarnya.

Mikrayatul mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, terutama pembakaran terbuka. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Penanganan kebakaran di Sungai Kemala diharapkan dapat segera dituntaskan dengan dukungan seluruh pihak. Pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....