Camat Bunguran Utara Imbau Warga Waspadai Karhutla
- 24 Agt 2026 09:39 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Memasuki musim kemarau, Camat Bunguran Utara, Wan Adriadi, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang dapat memicu kebakaran meluas.
Wan Adriadi mengatakan kondisi cuaca kering perlu menjadi perhatian bersama karena api lebih mudah menyebar ketika vegetasi dan lahan dalam kondisi kering. Pencegahan dinilai penting untuk menjaga lingkungan sekaligus menghindari dampak asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
| Baca juga: Pawai Bunguran Utara Libatkan Seribu Warga |
Wan Adriadi kepada RRI mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Ia meminta warga tidak membakar lahan untuk membuka atau membersihkan area serta tidak meninggalkan sumber api di kawasan yang mudah terbakar.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Bunguran Utara agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau. Mari bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga lingkungan tetap aman." Wan Adriadi menjelaskan kewaspadaan masyarakat diperlukan agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.
Imbauan tersebut juga mencakup larangan membuang puntung rokok sembarangan serta melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap agar dapat ditangani sebelum meluas.
Kewaspadaan terhadap karhutla juga menjadi perhatian di Kabupaten Natuna. Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Natuna, terdapat 112 kejadian karhutla yang dilaporkan dan ditangani sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Potensi kebakaran semakin perlu diantisipasi karena kondisi cuaca panas dan menurunnya curah hujan dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan. Pemerintah Kabupaten Natuna juga telah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan karhutla.
Wan Adriadi berharap seluruh masyarakat Bunguran Utara dapat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pencegahan secara bersama-sama diharapkan mampu meminimalkan risiko karhutla serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....