DKPP Natuna Tinjau Calon Sumber Benih Kelapa dalam di Sepempang

  • 04 Agt 2026 11:05 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID .Natuna-Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan pemantauan lokasi calon sumber benih kelapa dalam di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi pohon induk kelapa yang berpotensi menjadi sumber benih unggul untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan di Natuna.

Pemantauan dipimpin Kepala Bidang Perkebunan DKPP Natuna, Yuneva, bersama pemerintah desa dan petani setempat. Lokasi yang ditinjau berada di RT Tanjung Sulang, Desa Sepempang. Dari hasil peninjauan lapangan, tim menemukan kawasan perkebunan kelapa seluas sekitar dua hingga tiga hektare yang dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber bibit kelapa dalam unggul.

Menurut Yuneva, secara teknis pohon-pohon kelapa yang ada di lokasi tersebut memiliki kualitas yang baik. Buah kelapa terlihat sehat, berukuran baik, serta memiliki produktivitas yang menjanjikan sehingga berpotensi dikembangkan menjadi sumber benih. Meski demikian, pihaknya juga menemukan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian para petani, terutama terkait sanitasi kebun dan pengendalian hama yang masih belum optimal.

Hama seperti kumbang dan tupai masih ditemukan di sejumlah kebun. Selain itu, kondisi kebersihan lingkungan perkebunan dinilai perlu ditingkatkan agar produktivitas tanaman tetap terjaga. DKPP Natuna mengimbau para petani untuk rutin membersihkan kebun, menjaga sanitasi lingkungan, melakukan pengasapan apabila diperlukan, serta memberikan pupuk secara berkala sekitar dua hingga tiga kali dalam setahun.

Yuneva menjelaskan, untuk saat ini program pengembangan masih difokuskan pada komoditas kelapa dalam. Sementara tanaman perkebunan lainnya seperti cengkeh maupun karet belum menjadi sasaran bantuan. Ia menambahkan, proses penetapan lokasi sebagai sumber benih tidak dapat dilakukan secara langsung oleh pemerintah daerah. DKPP Natuna hanya mendampingi petani dalam proses pengusulan.

"Kami melihat ada sekitar dua hingga tiga hektare kebun kelapa yang berpotensi menjadi sumber benih kelapa dalam unggul. Secara teknis buahnya bagus dan produktif, namun sanitasi kebun masih perlu ditingkatkan. "Ujar Yuneva

Ia berharap petani rutin membersihkan kebun, mengendalikan hama, serta melakukan pemupukan secara berkala. Untuk penetapan sebagai sumber benih nantinya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

" Sedangkan kami mendampingi proses pengusulannya. Semua bantuan juga harus melalui kelompok tani." ujarnya lagi

Selanjutnya, proses penilaian hingga penetapan pohon induk terpilih akan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, Yuneva menegaskan bahwa berbagai bentuk bantuan pemerintah, baik bibit maupun sarana dan prasarana perkebunan, hanya dapat disalurkan melalui kelompok tani yang telah terbentuk.

Sementara itu, Kepala Desa Sepempang, Muhammad Shalihin, menyambut baik kunjungan tim DKPP Natuna. Menurutnya, peninjauan tersebut menjadi langkah awal untuk mewujudkan Desa Sepempang sebagai salah satu sentra sumber benih kelapa unggul di Kabupaten Natuna.

Pemerintah Desa Sepempang dikatakan Shalihin akan terus melakukan pembinaan dan pendekatan kepada para petani. Langkah ini dinilai perlu agar memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan ketika dilakukan penilaian oleh Pemerintah Provinsi maupun Pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....