Uji Kompetensi Pegawai Rescure Basarnas Natuna
- 25 Mei 2026 16:58 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna – Basarnas Natuna melaksanakan kegiatan uji kompetensi rescuer yang berlangsung dari hari Senin tanggal 18 sampai dengan hari Kamis 21 Mei 2026. Diikutin sebanyak 21 pegawai kantor Basarnas Natuna dan semuanya dinyatakan lulus dan memenuhi kriteria yang diharapkan.
Kegiatan uji kompetensi ini juga dilaksanakan serentak di beberapa daerah seluruh Indonesia. Untuk tim penguji terdiri dari penjamin mutu koordinator yaitu Nofa Yuli Hidayat dan Jumadi, sebagai koordinator asesor atau penguji dan dibantu dua orang dari kantor Basarnas. Adapun tujuan diadakan uji kompetensi tersebut adalah untuk kenaikan jenjang atau pangkat pegawai Basarnas Natuna.
“Tujuan uji kompetensi ini untuk kenaikan jenjang atau kenaikan pangkat dari teman-teman rescuer Basarnas Natuna yang sudah memenuhi syarat untuk naik pangkat. Jadi mereka harus melaksanakan uji kompetensi jika lulus baru mereka bisa mendapatkan syarat untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi dan pangkat yang lebih tinggi”. Kata Nofa Yuli Hidayat Penjamin Mutu Direktorat Bina Tenaga Basarnas dalam dialog Ranai Menyapa di Pro 1 RRI Ranai pada Jumat 22 Mei 2026.
Sebagaimana dikatakan Jumadi Asesore Direktorat Bina Tenaga Basarnas bahwa materi yang diuji dalam uji kompetensi yang dilaksanakan di Basarnas kali ini terdiri dari dua jenjang yaitu dari Pemula ke Trampil dan dari Trampil ke Mahir dengan materi yang berbeda. Untuk materi dari Pemula ke Mahir hanya cara mengngoperasikan pro karet berbentuk angka delapan tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan teknik bawa korban.
“Uji kompetensi yang diberikan itu berbeda beda, misalnya kemarin itu kami awali dengan uji water dulu, water itu walaupun sama materinya tapi tingkat kesulitannya berbeda. Misalnya water ni, untuk Pemula yang naik ke terampil yang diuji itu hanya ngoperasikan pro karet hanya berbentuk angka delapan tiga kali. Kemudian dilanjutkan dengan teknik bawa korban. Kemudian dia berenang lagi nanti, jadi begitu saja. Kemudian berenangnya dipisah posisinya. Renangnya hanya jaraknya cuma 25 gitu kan. Tetapi kalau untuk terampil ke mahir itu water-nya dia ngoperasikan itu tingkat kesulitan berbeda lagi dia karena dia bentuk angka delapan tetapi dengan modelnya berbeda gitu. Kemudian dia harus berenang juga langsung melakukan pertolongan terhadap korban naikkan korban ke perahu karet gitu kan. Tapi kalau di pemula kan tidak ada pengangkatan korban ke perahu karet. Jadi tingkat kesulitannya lebih ditambah”. Ungkap nya
Dengan dilaksanakannya uji kompetensi untuk rescuer Basanas Natuna ini bisa meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh pegawai rescuer yang ada di Natuna untuk meningkatkan pelayanan SAR di wilayah Natuna ini. Selain itu diharapkan depan uji kompetensi diperbanyak lagi materi yang diuji, karena dirasa sampai saat ini masih sangat sedikit gambaran yang bisa laksanakan dari sekian banyak disiplin ilmu yang harus dilaksanakan di operasi sebenarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....