Pasar Murah di Kecamatan Pulau Laut Bantu Masyarakat Wilayah 3T
- 21 Mei 2026 19:35 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar pasar murah di Kecamatan Pulau Laut, Kamis 21 Mei 2026. sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut dipusatkan di wilayah 3T atau terdepan, terluar, dan tertinggal yang memiliki biaya distribusi barang lebih tinggi dibanding daerah ibu kota kabupaten.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Natuna, Marwan Sjahputra, mengatakan Pulau Laut dipilih karena harga sembako di wilayah tersebut cenderung lebih mahal akibat jauhnya jarak distribusi. Pemerintah daerah berupaya membantu masyarakat agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Dipilihnya Pulau Laut sebagai tempat kegiatan pasar murah dikarenakan keterjangkauan sembako itu jaraknya cukup jauh sehingga harganya melebihi daripada yang di kabupaten,” kata Marwan, Kamis 21 Mei 2026.
Dalam kegiatan itu, pemerintah menyediakan empat komoditas utama berupa telur, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu. Untuk minyak goreng, gula, dan tepung masing-masing disiapkan sebanyak 700 paket, sedangkan telur tersedia sebanyak 200 papan.
| Baca juga: Babinsa Dampingi Pembangunan KDKMP |
Harga bahan pokok yang dijual kepada masyarakat juga lebih murah dibandingkan harga pasar setempat. Telur misalnya dijual seharga Rp50 ribu per papan, sementara harga di Pulau Laut sebelumnya mencapai Rp65 ribu per papan.
Selain komoditas dari Disperindag, kegiatan pasar murah juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog. Produk pertanian seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, serta beras SPHP turut dijual dalam kegiatan tersebut.
Pemerintah juga menerapkan pembatasan pembelian agar seluruh masyarakat mendapat kesempatan yang sama. Setiap warga sementara hanya diperbolehkan membeli satu paket untuk masing-masing komoditas.
Marwan berharap masyarakat dapat bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurutnya, kegiatan pasar murah digelar sebagai langkah pemerintah daerah untuk membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi akibat tingginya biaya transportasi dan distribusi barang ke wilayah kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....