Kebakaran Lahan di Jalur Bunguran Batubi Belum Padam
- 24 Mar 2026 19:05 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Kebakaran lahan terjadi di poros jalan menuju wilayah Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, sejak Senin 23 Maret 2026.Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Natuna, Raja Darmika, menyampaikan bahwa lahan yang terbakar merupakan jenis gambut sehingga menyulitkan proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat api sulit dipadamkan secara cepat.

“Telah terjadi kebakaran lahan di poros jalan menuju wilayah Bunguran Batubi sejak Senin, 23 Maret 2026. Lahan tersebut merupakan lahan gambut sehingga sulit sekali dipadamkan,” ujarnya.
| Baca juga: Pasar Murah Layani Warga Lima Desa di Batubi |
Ia menjelaskan, keterbatasan peralatan menjadi kendala utama di lapangan. Selain itu, jangkauan pipa air yang tersedia tidak mampu mencapai seluruh titik api yang terus menyebar.
“Petugas kewalahan karena peralatan tidak memadai dan jangkauan pipa sudah tidak cukup menjangkau titik api,” kata Raja Darmika.
Meski demikian, BPBD bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman secara manual untuk mengendalikan kebakaran agar tidak meluas ke area lain.

“Kami masih mengupayakan agar api bisa dipadamkan secara manual dan berharap hujan bisa segera turun di lokasi tersebut,” Ucapnya.
Berdasarkan laporan kaji cepat BPBD Natuna, kebakaran terjadi di wilayah Desa Batubi, Kecamatan Bunguran Batubi, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 70 hektare.
Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat, dengan menggunakan peralatan seperti mobil rescue, alkon, tangki air, selang, dan peralatan manual lainnya.
BPBD Natuna menegaskan bahwa data yang disampaikan masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....