Lima Putra Natuna Lolos Pelatihan Migas

  • 05 Mar 2026 05:41 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna -Pemerintah Kabupaten Natuna terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna, lima putra daerah berhasil lolos mengikuti Pelatihan Operasi Pesawat Angkat, Angkut, dan Juru Ikat Beban (Rigger) Angkatan II Program Bantuan Masyarakat (PBM) Tahun 2026 yang digelar oleh PPSDM Migas.

Kelima peserta tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari 10 orang yang sebelumnya dinyatakan lulus tahap awal. Berdasarkan peringkat nilai tertinggi, hanya lima peserta terbaik yang berhak melanjutkan ke pelatihan bersertifikasi tingkat nasional tersebut.

Adapun peserta yang dinyatakan lolos yakni R. Deni Hardiansyah dari Bandarsyah, Bunguran Timur dengan skor 175, disusul M. Suhadak Al-Zabur dari Sabang Mawang Barat, Pulau Tiga dengan skor 165. Kemudian Toni Salizar dari Bunguran Timur Laut dengan skor 164, serta Ryko Jhodiansyah dan Dion Rahman dari Bandarsyah, Bunguran Timur dengan skor masing-masing 163.

Pengumuman kelulusan itu tertuang dalam surat resmi Disnakertrans Natuna bernomor 500.15.1/49/DTKT.UP.3/III/2026 yang diterbitkan di Ranai. Seleksi dilakukan secara objektif berdasarkan hasil penilaian akhir peserta.

Kepala Disnakertrans Natuna, Indra Joni, menyampaikan pelatihan akan berlangsung pada 12 hingga 24 April 2026 di Pusdiklat PPSDM Migas, Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Program tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari dengan materi teori dan praktik lapangan.

pelatihan dari tanggal 12 hingga 24 April 2026 di Pusdiklat PPSDM Migas, Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah setelah nya mereka akan mendapat sertifikat keterampilan di bidang Migas " ujar Indra Joni Rabu 4 Maret 2026 .

Menurutnya, setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari PPSDM Migas. Sertifikasi ini menjadi modal penting untuk memasuki dunia kerja, khususnya di sektor industri migas, konstruksi, hingga proyek-proyek strategis lainnya.

Indra Joni menegaskan, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal merupakan langkah strategis dalam menyambut peluang investasi di Natuna. Dengan tenaga kerja bersertifikasi dan siap pakai, diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....