Mengenal Seni Bela Diri Kempo dan Manfaatnya
- 15 Sep 2024 21:37 WIB
- Ranai
KBRN, Natuna: Saat ini banyak sekali kita dengar, baca dan lihat di berbagai media terjadi kasus perundungan (bullying), kekerasan seksual, perampokan, pembunuhan dan lainnya. Hingga kita merasa perlu belajar bela diri untuk menjaga diri kita dari berbagai kejahatan terutama untuk para perempuan yang rentan menjadi korban kekerasan dan lain sebaginya.
Banyak jenis bela diri di Indonesia, salah satunya adalah kempo atau juga dikenal dengan shorinji kempo. Bela diri yang berasal dari Jepang ini diciptakan pada tahun 1947 oleh Doshin So. Sebagai bela diri yang tertua, kempo merupakan akar dari seni bela diri lainnya seperti judo, karate, jiujitsu dan aikido. Kempo juga merupakan olahraga bela diri yang mempunyai program dan capaian yang bersifat ilmiah.
Ada beberapa manfaat yang dirasakan jika menekuni bela diri kempo, seperti yang dirasakan oleh Randi yang sudah 12 tahun belajar dan menekuni bela diri kempo. Saat ditemui oleh RRI Ranai di Pantai Piwang Ranai, Minggu (15/9/2024), ia menyebutkan manfaat yang dirasakannya adalah:

Randi salah satu yang menekuni bela diri kempo. (Foto: Dok. Elmi-RRI Ranai).
1. Fisik dan mentalnya menjadi kuat
Menekuni latihan bela diri dilakukan Randi sejak umur 13 tahun sampai sekarang. Membuat fisik dan mentalnya semakin baik dan kuat, pasalnya otot, denyut jantung dan pernafasan yang terlatih memberikan banyak manfaat kesehatan. Disiplin yang diberikan pelatih membuat mental Randi menjadi baik dan matang, sikap kesatria dan kasih sayang sesama manusia yang diajarkan dalam bela diri kempo selalu melekat sehingga diterapkan di luar latihan.
2. Meningkatkan rasa percaya diri.
Randi mengatakan pada seni bela diri kempo selalu diajarkan agar waspada dan percaya bisa melindungi diri sendiri maupun orang disekitarnya. Ketika ada hal-hal yang tidak di inginkan, tidak perlu menjadi sok jagoan dan over acting, karena belajar bela diri ini bukan untuk menjadi preman atau tukang pukul, tapi lebih untuk menjaga diri.
3. Menguasai diri atau mengontrol emosi.
Randi mengatakan seni bela diri kempo juga mengajarkan teknik-teknik bagaimana mengontrol emosi, mengendalikan diri saat berlatih ataupun berhadapan dengan lawan. Randi menyebutkan banyak sekali hal positif yang ia rasakan setelah belajar seni bela diri kempo. Ia berpesan kepada masyarakat yang masih takut untuk belajar bela diri kempo agar jangan takut cidera karena semua teknik diajarkan dengan baik, selama 12 tahun menekuni bela diri ini, ia belum pernah mengalami cidera fisik dan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....