Sejarah Hari Palang Merah Indonesia

  • 03 Sep 2024 09:10 WIB
  •  Ranai

KBRN, Natuna: Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang kemanusian khususnya di bidang kesehatan, tapi tahukah Anda sejarah Hari Palang Merah Indonesia ini, kapan berdirinya dan bagaimana sejarahnya?

Menurut sejarah, berdirinya PMI pada tanggal 3 September dan 17 September, mengapa ada dua hari? Tanggal 3 September dipilih sebagai harinya PMI karena cikal bakal PMI dicetuskan pada tanggal 3 September 1945 oleh Presiden Soekarno. Kala itu Soekarno meminta agar dibuat sebuah badan Palang Merah Nasional, namun panitia PMI baru ada pada tanggal 5 September 1945. Saat itu Menteri Kesehatan Dr. Buntaran membentuk Panitia 5 yang terdiri dari dr. R. Mochtar (Ketua), dr. Bahder Djohan (Penulis) serta dr. Djuhana, dr. Marzuki dan dr. Sitanala.

Perhimpunan PMI baru berhasil dibentuk pada 17 September 1945 dan memulai kegiatannya melalui bantuan korban perang revolusi kemerdekaan Republik Indonesia dan pengembalian tawanan perang Sekutu maupun Jepang. Lantaran kerja kerasnya, PMI mulai diakui secara Internasional pada tahun 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional.

PMI kemudian disahkan keberadaannya secara nasional melalui Keppres No. 25 tahun 1959 dan kemudian diperkuat dengan Keppres No. 246 tahun 1963. Hal itulah yang juga menjadi dua perbedaan tanggal hari lahir yang jatuh pada 3 September dan pada 17 September.

Itulah sejarah diperingatinya Hari Palang Merah Indoensia yang di tetapkan tanggal 3 September dan 17 September. Tanggal 3 Sepetember sebagai hari cikal bakalnya dan 17 september sebagai hari dibentuknya dan dimulai kegiatannya. Tujuan diperingati hari PMI ini adalah untuk mengapresiasi momen kebedaraan PMI. Pada Hari Palang Merah Indonesia ini, mari kita tingkatkan kesadaran tentang pentingnya donor darah dan pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....