Sejarah Diperingatinya Hari Bayi Pelangi

  • 22 Agt 2024 17:56 WIB
  •  Ranai

KBRN, Natuna: Anak adalah anugrah terindah yang dititipkan oleh Tuhan dan setiap ibu hamil di dunia ini pastinya ingin melahirkan anaknya dengan selamat dan sehat. Akan tetapi ada sebagian ibu hamil yang mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan selama kehamilan seperti mengalami keguguran, kematian bayi beberapa saat setelah lahir yang tentunya membuat ibu dan keluarga sangat sedih, biasanya terjadi pada kehamilan pertama.

Bagi Anda yang mengalami hal tersebut jangan bersedih, karena ada Rainbow Baby Day atau Hari Bayi Pelangi yang diperingati setiap tanggal 22 Agustus. Dipelopori oleh badan amal What The fertility di Amerika Serikat pada 22 Agustus 2018.

Rainbow Baby Day atau Hari Bayi Pelangi bertujuan untuk menghormati para ibu yang sudah berjuang selama hamil, karena sebagian ibu merasa bersalah dan merasakan ketakutan yang intens pada kehamilan selanjutnya. Mereka merasa cemas lagi akan kondisi bayi yang dikandungnya. Dengan di peringatinya Hari Bayi Pelangi diharapkan ibu-ibu di dunia ini berani bangkit, bertekad dan bersemangat kembali di kehamilan berikutnya, karena dengan keberanian tersebut maka diharapkan lahirlah bayi yang sehat setelah kegagalan sebelumnya.

Senyuman seorang bayi yang menentramkan hati orang yang melihatnya. (Foto: Dok. Feni-RRI Ranai).

Bayi yang lahir sehat tersebut di namai dengan istilah Rainbow Baby karena setelah badai dan hujan akibat kehilangan bayi sebelumnya, para ibu mendapatkan kebahagiaan melalui bayi mereka berikutnya. Bayi kedua yang berhasil lahir setelah kegagalan tersebut diibaratkan bagai pelangi setelah hujan badai, pelangi juga dimaknai sebagai optimisme dan kelegaan setelah badai emosi sebelumnya. Jadi untuk anda yang mungkin hari ini mengalami hal tersebut, bangkitlah karena setelah badai dan hujan pasti ada pelangi yang memberikan warna di hidup Anda dan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....