Vape VS Rokok Konvensional, Mending Mana?

  • 05 Jun 2025 14:35 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai : Trend rokok elektrik atau vape kian menjamur dikalangan anak muda belakangan ini. Banyak yang mengira bahwa vape atau rokok elektrik adalah alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan rokok tembakau.

Dikutip dari laman hellosehat, baik rokok maupun vape memiliki dampak negatif bagi kesehatan.Meskipun vape dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat, efek kesehatannya hampir serupa juga dengan rokok konvensional. Namun, vape lebih berbahaya daripada rokok konvensional karena lebih merusak paru-paru penggunanya.

Berikut ini bahaya rokok konvensional vs vape yang dikutip dari berbagai sumber :

*Bahaya Rokok Konvensional:*

- Menyebabkan serangan jantung, asam lambung, gangguan kesuburan, permasalahan kandungan, diabetes, masalah mulut dan kulit

- Mengandung sekitar 600 zat berbahaya, termasuk:

- Asetaldehida (penyebab kanker)

- Aseton (merusak hati dan ginjal)

- Arsenik (racun tikus dan pestisida)

- Formaldehyde (penyebab kanker hidung dan merusak sistem pencernaan)

*Bahaya Vape:*

- Mengandung nikotin yang lebih tinggi daripada rokok konvensional (76,5% pengguna vape memiliki ketergantungan nikotin lebih tinggi)

- Mengandung bahan kimia berbahaya seperti:

- Propilen glikol (menyebabkan iritasi mata dan tenggorokan)

- Diacetyl (penyebab penyakit paru-paru popcorn)

- Formaldehyde (penyebab kanker hidung dan merusak sistem pencernaan)

- Berdampak buruk pada paru-paru, jantung, dan kanker

Singkatnya, baik rokok maupun vape sama-sama berbahaya bagi kesehatan. Tidak ada bukti bahwa vape lebih aman daripada rokok konvensional. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menjauhi keduanya untuk menjaga kesehatan .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....