Kenali Beberapa Ciri Tanah Berpotensi Longsor
- 04 Mei 2025 17:18 WIB
- Ranai
KBRN.Natuna: Tanah longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan. Terdapat tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.
Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Untuk mencegah terjadinya longsor,sebaiknya kita juga mengetahui ciri-ciri tanah yang berpotensi longsor.
Di lansir dari beberapa sumber ada beberapa ciri-ciri tanah berpotensi longsor yaitu:
- Lereng yang curam lebih rentan terhadap longsor karena gaya gravitasi yang lebih kuat mendorong tanah ke bawah,lereng dengan kemiringan lebih dari 20 Derajat
-Semakin tebal lapisan tanah di atas lereng, merupakan salah satu ciri-ciri potensi tanah longsor karena tanah tersebut tidak stabil.
-Retakan terutama yang sejajar dengan arah tebing karena akan menunjukkan adanya pergeseran tanah dan potensi longsor.
-Mata air yang muncul di tempat yang sebelumnya tidak ada ini dapat menjadi indikasi adanya pergerakan tanah di bawah permukaan.
-Tebing yang rapuh dan adanya kerikil yang mulai berjatuhan menunjukkan bahwa tanah mulai tidak stabil dan berpotensi longsor.
-Tata air dan tata guna lahan yang buruk, seperti penebangan pohon secara brutal, dapat meningkatkan risiko longsor.
-Batang pohon yang melengkung ke arah lereng, atau lapisan tanah/batuan yang miring ke arah luar, juga menjadi indikasi adanya pergerakan tanah.
Selain itu juga penting untuk kita selalu memperhatikan faktor-faktor lain seperti curah hujan yang tinggi, gempa bumi, dan jenis tanah yang kurang maka dari itu perlunya mitigasi bencana tujuannya adalah untuk mengurangi risiko longsor, beberapa langkah yang dapat dilakukan seperti membuat terasering pada lereng,sebaiknya tiidak membangun rumah di bawah tebing, menghindari penebangan pohon di sekitar lereng, sebaiknya tidak membangun bangunan di sekitar sungai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....