Asal Usul Nama Kue Lapis
- 07 Apr 2025 22:01 WIB
- Ranai
KBRN, Natuna:Di hari raya idul fitri momen berkumpul bersama keluarga, teman dan orang-orang tersayang untuk merayakan hari kemenangan dengan menyiapkan berbagai menu hidangan dari yang tradisional dan internasional,salah satu kue basah yang tidak ketinggalan di momen lebaran yaitu kue lapis.
0Salah satunn jeni. s kue tradisional yang populer di Indonesia. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan lapisan yang berbeda-beda, memberikan tampilan yang cantik dan rasa yang lezat. Kue Lapis sering disajikan sebagai hidangan penutup atau camilan pada acara-acara spesial seperti perayaan hari raya idul fitri, ulang tahun, pernikahan, atau sebagai oleh-oleh.K
Di lansir dari google kue Lapis memiliki jejak sejarah yang cukup panjang dan telah mengalami berbagai perkembangan hingga mencapai bentuk dan rasa yang kita kenal saat ini. Asal Mula Kue Lapis dapat ditelusuri hingga ke Tiongkok kuno.
Pada zaman Dinasti Tang (618-907 M), terdapat sebuah makanan tradisional yang disebut “mian gao” yang merupakan nenek moyang dari Kue Lapis. Mian gao merupakan sejenis kue yang terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk dalam lapisan-lapisan yang berbeda warna. Mian gao awalnya disajikan sebagai hidangan khusus pada acara perayaan Tahun Baru Imlek.
Penyebaran ke Asia Tenggara Kue lapis kemudian menyebar ke berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui perdagangan dan migrasi penduduk. Kue Lapis masuk ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda dan dengan cepat diterima oleh masyarakat setempat.
Penyesuaian dengan Bahan dan Selera Lokal Di Indonesia, Kue lapis mengalami penyesuaian dengan bahan-bahan lokal dan selera masyarakat setempat. Tepung ketan, tepung beras, santan kelapa, gula kelapa, dan rempah-rempah seperti pandan dan daun suji menjadi bahan utama yang digunakan dalam pembuatan Kue Lapis. Rasa dan aroma yang dihasilkan dari kombinasi bahan-bahan tersebut memberikan karakteristik khas pada Kue Lapis versi Indonesia.
Perkembangan Variasi Kue Lapis di Indonesia Kue Lapis telah mengalami berbagai perkembangan dan variasi di berbagai daerah di Indonesia. Setiap daerah memiliki resep dan cara pembuatan Kue Lapis yang unik, sehingga menciptakan beragam varian Kue Lapis dengan rasa, warna, dan tekstur yang berbeda-beda.
Contohnya kue lapis Legit yang berasal dari Betawi, Jakarta, memiliki tekstur yang padat dan manis dengan tambahan rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh. Kue Lapis Surabaya memiliki lapisan yang berwarna-warni dan biasanya dilapisi dengan selai kacang atau cokelat. Kue Lapis Telo dari Lampung menggunakan tepung ketan dan tepung beras dengan tambahan santan kelapa dan memiliki tekstur kenyal yang gurih.
Kue lapis juga dikenal dengan berbagai nama di setiap daerah. Misalnya, di Jawa Tengah dikenal dengan nama “Lapis Talam”, sementara di Sumatera Utara dikenal dengan nama “Lapis Legit Karo”. Setiap varian Kue Lapis ini menggambarkan kekayaan budaya kuliner Indonesia yang beragam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....