Berbahayakah Makan Mi Instan Malam Hari?
- 02 Nov 2024 23:54 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai: Ketika mata belum mengantuk di malam hari, rasa lapar dan ingin makan kerap dialami seseorang. Makan larut malam sendiri selama dengan gizi seimbang dan tidak melebihi kebutuhan energi sehari seseorang, boleh saja dilakukan.
Pola makan gizi seimbang merupakan pola makan yang kaya serat, bervariasi, mengandung multivitamin dari makanan segar yang diolah/dimasak dengan baik (matang namun tidak dipanaskan berlebihan). Cara mengolah makanan yang baik, membantu menjaga nutrisi makanan tidak rusak karena pemanasan, cara memasak yang dianjurkan adalah rebus, kukus, tumis dengan minyak sedikit, dan panggang.
Dilansir dari Alodokter, mi instan sebenarnya makanan darurat yang sebisa mungkin dihindari. Mi instan tidak dianjurkan rutin dikonsumsi karena mengandung rendah serat, tinggi garam (natrium), tinggi lemak dan karbohidrat. Bagi orang yang sudah berlebihan berat badan, kalori mi instan juga cukup besar bila dibandingkan nasi dan roti tawar sehingga bila terlalu banyak mengkonsumsi mi instan akan menyebabkan surplus energi/kalori yang akan meningkatkan berat badan.
Bila terpaksa harus makan mi instan, maka silakan tambahkan sayur, telur/potongan daging ayam/ikan, dan tahu/tempe. Mana yang lebih baik, mi instan atau mi yang dimasak dan dijual oleh pedanag keliling, tentu kembali lagi tergantung pada tambahan bahan makanan yang disertakan dalam mi dan cara memasak mi. Bila digoreng dan ditambahkan minyak dalam jumlah yang banyak, tentunya keduanya sama-sama tidak baik.
Alternatif lain yang bisa dikonsumsi bila Anda lapar di waktu malam adalah buah-buahan, roti gandum dengan selai kacang tanah, kacang-kacangan/biji-bijian, sayur rebus/kukus. Jenis makanan tersebut mengenyangkan, kaya nutrisi, dan jumlah kalorinya tidak besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....