Diusia Berapa sih Anak Harus Berhenti Mengempeng?
- 25 Okt 2024 13:32 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai: Aktivitas mengempeng atau mengedot merupakan salah satu kebiasaan yang umum dilakukan oleh bayi, terutama bagi mereka yang tidak disusui secara langsung (direct breastfeeding atau DBF). Dalam beberapa kasus, orangtua juga memberikan botol dot kosong agar anak dapat mengempeng hingga tertidur. Namun, muncul pertanyaan mengenai manfaat lain dari empeng selain sebagai media pemberian susu.
Drg. Joshua Calvin, Sp.KGA, menjelaskan bahwa fungsi empeng hanya terbatas pada memberikan ketenangan bagi anak.
"Kalau ditanya fungsi empeng, enggak ada sebenarnya selain untuk memberikan ketenangan. Efeknya di situ, secara psikologis," ujarnya dalam diskusi daring pada Kamis (24/10/2024).
Dokter yang berpraktik di My Your Dentist dan Kiddle Care Center ini menambahkan, banyak orangtua memberikan empeng sebagai solusi agar anak tenang.
Ketika anak rewel, misalnya, empeng dijadikan sebagai senjata pemungkas supaya mereka diam. Hal ini menyebabkan anak mengasosiasikan empeng dengan perasaan tenang, sehingga kebiasaan mengempeng saat merasa tidak nyaman menjadi sulit untuk dihilangkan oleh sebagian besar orangtua.
Joshua menjelaskan bahwa perilaku mengempeng dan ketenangan berkaitan erat dengan perilaku mengenyot yang sudah dipelajari anak sejak dalam rahim.
"Dari saat USG (bayi di dalam rahim), ada beberapa kali ditemukan, anak sudah mengisap jempol. Bahkan, mengisap jempol kaki," ungkapnya. Ini menunjukkan bahwa anak secara tidak sadar melanjutkan gerakan mengenyot saat dilahirkan. Joshua menyarankan agar orangtua sebisa mungkin tidak memberikan empeng.
Hal ini disebabkan oleh dampak empeng terhadap kerapihan gigi dan struktur wajah anak. Kecuali, jika mereka meminta empeng dengan mulai menunjukkan gerakan mengenyot.
Nah, saat umur berapa anak harus berhenti mengempeng? Menurut drg. Joshua Calvin, Sp.KGA, semuanya tergantung pada kegigihan orangtua yang secara perlahan mengimbau anak untuk berhenti mengempeng. Ia menyarankan agar anak berhenti mengempeng saat berusia empat tahun agar gigi tetap rapi.
Namun, lebih baik anak berhenti mengempeng saat usia 1,5 tahun atau dua tahun agar susunan gigi bisa sempurna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....