Kebiasaan yang Bisa Bikin Panjang Umur

  • 11 Okt 2024 20:54 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Seiring bertambahnya usia, kerja organ tubuh mulai melemah sehingga banyak yang menderita penyakit-penyakit penuaan dini. Untuk mengantisipasi hasil itu terjadi, ada cara yang bisa kita usahakan sehari-hari untuk tetap sehat dan panjang umur. Dilansir dari kompas.com beberapa kebiasaan yang bisa membuat panjang umur, meliputi:

1. Minum air putih 2 liter sehari

Minum air yang cukup dalam sehari sangat dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi penting tubuh, selain untuk mencegah dehidrasi. Mengutip Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, manfaat cukup minum air meliputi untuk menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol tekanan darah, menghindari penumpukan lemak, dan meningkatkan daya ingat otak.

2. Tidak makan berlebihan

Untuk meningkatkan peluang hidup panjang umur, Anda harus menghindari makan berlebihan, seperti yang dikutip dari Healthline. Pembatasan asupan kalori dapat membantu mengurangi kelebihan berat badan dan lemak visceral (lemak yang menyelubungi organ dalam di perut), yang keduanya dikaitkan dengan risiko penyakit dan umur pendek. Dikutip dari Eating Well, pakar menyarankan untuk berhenti makan setelah 80 persen merasa kenyang. Itu mengingat juga bahwa perlu waktu bagi perut kita untuk menyampaikan ke otak bahwa kita sudah kenyang, jadi berhenti makan setelah 80 persen kenyang dapat membantu mengontrol asupan kalori.

3. Memperbanyak makan kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya akan lemak sehat, serat, dan nutrisi yang mengenyangkan. Ini baik untuk mencegah kita makan berlebihan. Bahkan, kacang-kacangan merupakan salah satu makanan terbaik untuk menjaga kesehatan jantung. Perlu diketahui bahwa penyakit jantung adalah salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum menyebabkan kematian di Indonesia dan dunia.

4. Memperbanyak makanan nabati

Tidak hanya makan kacang-kacangan, makanan nabati lainnya, seperti bauh-buahan, sayuran, dan biji-bijian, dapat menurunkan riisko penyakit dan meningkatkan peluang hidup panjang umur. Banyak penelitian menghubungkan pola makan kaya nabati dengan risiko kematian dini yang lebih rendah karena berkurangnya risiko kanker, sindrom metabolik, penyakit jantung, depresi, dan kerusakan otak. Efek ini dikarenakan nutrisi dan antioksidan yang terkandung dalam makanan nabati, termasuk polifenol, karotenoid, folat, dan vitamin C.

5. Menjalin hubungan sosial

Menjalin hubungan sosial yang sehat juga memiliki arti penting untuk meningkatkan peluang Anda hidup lebih lama. Para peneliti melaporkan bahwa menjaga jaringan sosial yang sehat sehari-hari dapat membantu Anda meningkatkan peluang bertahan hidup hingga 50 persen. Faktanya, memiliki 3 hubungan sosial saja dapat menurunkan risiko kematian dini hingga lebih dari 200 persen.

6. Kuantitas dan kualitas tidur yang cukup

Kuantitas dan kualitas tidur Anda sehari-hari juga sangat penting untuk mengatur fungsi sel dan membantu tubuh bugar kembali. Sebuah studi melaporkan bahwa umur panjang kemungkinan besar terkait dengan pola tidur yang teratur, seperti tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Durasi tidur yang terlalu sedikit maupun terlalu banyak sama-sama berbahaya untuk kesehatan.

7. Melakukan aktivitas fisik

WHO merekomendasikan kita untuk melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit selama seminggu untuk tetap sehat. Aktivitas fisik ini termasuk berjalan kaki. Kemenkes RI merekomendasikan untuk banyak berjalan setara 10.000 langkah setiap hari.

Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko utama kematian akibat penyakit tidak menular. Sehingga, aktif bergerak bisa meningkatkan peluang Anda hidup panjang umur. Perubahan kecil dari gaya hidup Anda menuju lebih sehat seperti di atas bisa memberikan manfaat besar untuk meningkatkan peluang Anda hidup panjang umur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....