Kompang, Warisan Melayu dalam Menyambut Tamu
- 12 Sep 2026 10:47 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna- Alunan kompang menjadi salah satu tradisi Melayu yang masih digunakan dalam berbagai kegiatan masyarakat. Tabuhan alat musik ini kerap hadir sebagai bentuk penghormatan saat menyambut tamu dalam sebuah acara.
Kompang merupakan alat musik tradisional berbentuk bundar yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan. Biasanya, kompang dimainkan secara berkelompok sehingga menghasilkan irama yang khas dan terdengar semarak.
Dalam tradisi Melayu, tabuhan kompang memiliki makna sebagai simbol keramahan dan penghormatan. Kehadirannya membuat prosesi penyambutan tamu terasa lebih hangat dan meriah.
Dilansir dari Instagram @warisanmelayuriau, kompang dapat dimainkan dalam berbagai kegiatan, seperti penyambutan tamu kehormatan, acara adat, pernikahan, kegiatan keagamaan, hingga kegiatan pemerintahan dan masyarakat.
Selain menjadi pengiring acara, kompang juga mencerminkan nilai kebersamaan. Permainan secara berkelompok membutuhkan kekompakan dan keselarasan antara setiap pemain.
Keberadaan kompang juga menjadi bagian dari identitas budaya Melayu yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda. Pengenalan dapat dilakukan melalui sanggar seni, sekolah, komunitas, maupun kegiatan budaya di lingkungan masyarakat.
Di tengah perkembangan zaman, pelestarian kompang menjadi penting agar tradisi ini tidak kehilangan tempat di tengah generasi muda. Keterlibatan anak-anak dan remaja dalam kelompok kompang dapat menjadi salah satu cara menjaga keberlangsungannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....