Masyarakat Desa Tapau Gelar Pawai Budaya dan Grebek Gunungan
- 19 Jun 2026 08:55 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID.Natuna : Masyarakat Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, menggelar Pawai Budaya dan Grebek Gunungan di Gedung Serba Guna Desa Tapau, Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Pawai budaya yang menjadi pembuka acara menampilkan beragam atraksi dan penampilan khas daerah yang menggambarkan kekayaan tradisi masyarakat setempat. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Setelah pawai budaya, rangkaian acara dilanjutkan dengan Grebek Gunungan yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas berbagai nikmat dan rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT. Tradisi tersebut telah menjadi agenda rutin masyarakat Desa Tapau dalam menyambut Tahun Baru Islam atau 1 Muharam yang juga dikenal sebagian masyarakat sebagai 1 Suro.
Kepala Desa Tapau, Sudiono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak lama dan terus dilestarikan hingga saat ini oleh masyarakat desa. Menurutnya, peringatan 1 Muharam tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
“Kegiatan menyambut 1 Muharam atau 1 Suro sudah merupakan tradisi sejak lama kami laksanakan sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah SWT,” ujar Sudiono.
Ia menjelaskan, rasa syukur tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan budaya sebagai bentuk penghormatan terhadap alam yang selama ini memberikan kehidupan dan penghidupan bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat Desa Tapau.
“Bumi yang selama ini memberi kita kehidupan patut kita syukuri sebagai wujud cinta kita kepada alam semesta, sekaligus sebagai wadah silaturahmi antar sesama,” Katanya
Suasana semakin semarak dengan penampilan seni bela diri pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Atraksi pencak silat tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkenalkan warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai-nilai disiplin, persaudaraan, dan penghormatan terhadap sesama.
Masyarakat yang hadir tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan seluruh rangkaian acara. Kehadiran warga dari berbagai wilayah menunjukkan tingginya dukungan terhadap pelestarian budaya lokal di Kabupaten Natuna.
Melalui kegiatan Pawai Budaya dan Grebek Gunungan ini, masyarakat Desa Tapau berharap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dapat terus terjaga. Selain memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial, kegiatan budaya seperti ini juga dinilai mampu mendukung promosi pariwisata daerah serta mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Natuna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....