Hangatnya Idul Adha di Kampung Halaman

  • 29 Mei 2026 19:49 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Idul Adha di kampung halaman selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Selain penuh kebahagiaan, momen ini terasa begitu hangat karena kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat Natuna.

Sejak subuh, jalan-jalan kampung sudah ramai oleh warga yang berbondong-bondong menuju masjid dan musholla untuk melaksanakan salat Idul Adha. Anak-anak mengenakan pakaian terbaik, sementara lantunan takbir menggema dari berbagai penjuru kampung.

Usai salat Id, warga tidak langsung pulang. Mereka berkumpul di halaman masjid untuk bersiap melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang menjadi bagian dari tradisi kebersamaan setiap tahunnya.

Ahmad, Pearantau asal Natuna yang pulang kampung setelah sekian lama merantau, kepada RRI mengaku suasana seperti ini menjadi hal yang paling ia rindukan. Menurutnya, Idul Adha di kampung menghadirkan nuansa kebersamaan yang sulit ditemukan di daerah perantauan.

“Yang paling terasa itu kebersamaannya. Semua orang saling bantu tanpa diminta, mulai dari persiapan sampai pembagian daging. Suasana seperti ini yang bikin saya rindu pulang kampung,” ujar Ahmad,Rabu 27 Mei 2026.

Di lapangan desa, seluruh proses penyembelihan berlangsung dengan gotong royong. Para lelaki dewasa berbagi tugas, sementara ibu-ibu menyiapkan proses pembagian daging agar seluruh warga mendapatkan bagian secara merata.

Menjelang sore, aroma sate, gulai, dan tongseng mulai tercium dari hampir setiap rumah. Anak-anak tampak riang, sementara keluarga berkumpul menikmati hidangan bersama sambil berbagi cerita setelah lama tidak berjumpa.

Ahmad berharap tradisi kebersamaan seperti ini terus terjaga di tengah masyarakat. Baginya, Idul Adha di kampung bukan sekadar tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan merasakan hangatnya kebersamaan di kampung halaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....