Mahasiswa KPI STAI Natun Perkuat Wawasan Sejarah dan Budaya Daerah
- 23 Apr 2026 12:46 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna — Sebanyak 25 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 6 STAI Natuna melaksanakan kegiatan kuliah lapangan di Museum Natuna. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa melalui observasi langsung terhadap berbagai koleksi dan informasi sejarah yang tersimpan di museum. Kamis, 23 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa melakukan pengamatan terhadap sejarah Natuna dari berbagai aspek, mulai dari bidang politik, sosial, budaya, ekonomi, hingga kekayaan ekosistem bahari yang menjadi salah satu ciri khas daerah Natuna. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diajak untuk mengenal lebih dekat perjalanan sejarah daerahnya sendiri, sekaligus memahami nilai-nilai budaya dan peradaban yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat dari para mahasiswa. Mereka aktif memperhatikan penjelasan, mencatat informasi penting, serta berdiskusi mengenai berbagai temuan yang diperoleh selama observasi berlangsung.
Museum Natuna menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa. Di Museum ini mereka dapat melihat secara langsung bukti-bukti sejarah serta berbagai informasi yang selama ini hanya dipelajari melalui buku dan penjelasan di ruang kelas.
Ketua STAI Natuna yang juga turut mendampingi kegiatan ini, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kuliah studi lapangan merupakan salah satu langkah penting untuk mendekatkan mahasiswa dengan pusat peradaban dan pusat pengetahuan.
"Pembelajaran tidak hanya cukup dilakukan di dalam kelas, tetapi juga perlu diperkuat dengan pengalaman nyata di lapangan agar mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih utuh," ucapnya.
H. Umar Natuna menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan mampu memberikan semangat baru dalam belajar, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta memperkuat kepedulian mahasiswa terhadap sejarah dan identitas daerah. Selain itu, hasil observasi lapangan juga dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menyusun berbagai karya akademik, seperti makalah, jurnal, skripsi, dan karya ilmiah lainnya.
"Tidak hanya sebagai bagian dari pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan sikap kritis dan analitis kepada mahasiswa. Dengan melihat langsung objek kajian, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan cara pandang yang lebih luas dalam memahami hubungan antara sejarah, budaya, kehidupan sosial, dan perkembangan masyarakat Natuna pada masa lalu hingga masa kini," ujarnya.
Setelah kegiatan observasi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Ketua STAI Natuna bersama para mahasiswa. Dalam diskusi tersebut, masing-masing mahasiswa menyampaikan hasil pengamatan, pandangan, serta pemahaman yang diperoleh selama berada di Museum Natuna.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif . Kunjungan itu menunjukkan bahwa kegiatan ini benar-benar memberi kesan dan manfaat yang mendalam bagi peserta.
Kegiatan kuliah lapangan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi kegiatan. Melalui kegiatan wisata ilmu ini, mahasiswa KPI STAI Natuna diharapkan semakin termotivasi untuk belajar, meneliti, serta berkontribusi dalam pelestarian sejarah dan budaya daerah melalui karya-karya ilmiah yang bermanfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....