Reog Ponorogo Meriahkan Halalbihalal di Pantai Piwang

  • 04 Apr 2026 12:21 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Teater Kesenian tradisional Reog Ponorogo turut memeriahkan kegiatan halalbihalal warga perantauan Jawa di Alun-Alun Pantai Piwang, Sabtu malam, 4 April 2026, pukul 19.00 WIB. Pertunjukan yang dipersembahkan oleh Singo Mudho tersebut digelar secara gratis dan terbuka untuk umum sebagai hiburan masyarakat pasca-Idulfitri.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi warga perantauan Jawa yang tinggal di Kabupaten Natuna sekaligus sarana memperkenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat luas.

Cak Kirun, Penggiat seni

Salah satu penggiat seni, Cak Kirun, mengatakan pertunjukan Reog Ponorogo merupakan bagian dari upaya mempererat kebersamaan warga perantauan sekaligus melestarikan budaya daerah asal.

“Acara utama ini adalah silaturahmi atau halalbihalal warga perantauan Jawa yang ada di Natuna. Termasuk yang punya semangat seni, terutama reog, bisa menampilkan budayanya yang dibawa dari Jawa, khususnya dari Ponorogo,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan kegiatan kesenian serupa direncanakan akan terus digelar secara berkala dengan menampilkan berbagai kesenian daerah lain dari warga perantauan yang ada di Natuna.

“Kemungkinan ke depan nanti ada kesenian lain seperti kuda lumping dari warga Malang, juga kesenian dari warga Jawa Tengah. Mungkin nanti setiap malam minggu ke depan akan kami adakan kegiatan kesenian seperti ini,” tambahnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang turut berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

“Tujuannya termasuk menggiatkan pengunjung dan membantu UMKM supaya lebih ramai. Kami ingin menghibur masyarakat agar tetap semangat, walaupun secara umum kondisi ekonomi saat ini sedang menurun,” jelasnya.

Melalui kegiatan halalbihalal yang dikemas dengan pertunjukan seni budaya ini, warga perantauan Jawa di Natuna berharap dapat terus mempererat persatuan serta menjalin hubungan harmonis bersama masyarakat setempat.

“Harapannya kami warga perantauan semakin kokoh dan bersatu bersama masyarakat Natuna. Kami juga berdoa bersama agar Natuna semakin maju melalui kegiatan kesenian maupun kegiatan sosial lainnya,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....