Satbinmas Polres Natuna Edukasi Pelajar Cegah Bullying, TPPO dan Kekerasan Anak
- 07 Okt 2026 11:23 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna : Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Natuna memberikan edukasi kepada pelajar SMP Negeri 2 Bunguran Timur terkait pencegahan bullying, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), kekerasan terhadap anak, serta perkawinan usia anak, Senin (5 Oktober 2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Natuna dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap berbagai bentuk ancaman yang dapat membahayakan keselamatan, kesehatan mental, dan masa depan anak.
Dalam kegiatan tersebut, Ps. Kanitbinpolmas Satbinmas Polres Natuna Aipda Ravi Kumar dan Ps. Kanitbintibsos Satbinmas Polres Natuna Bripka Eko Budi Wibowo memberikan materi dengan pendekatan komunikatif dan mudah dipahami para pelajar. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Natuna, Sri Riawati, S.P., M.Si., bersama para guru serta siswa-siswi SMP Negeri 2 Bunguran Timur.
"Kegiatan ini kita laksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang bagaimana mencegah kekerasan, bullying, TPPO, maupun persoalan lain yang dapat mengancam anak. Harapannya mereka mampu mengenali, menghindari dan berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang membahayakan." Ujar Aipda Ravi Kumar
Materi pertama yang disampaikan berkaitan dengan pencegahan kekerasan terhadap anak, mulai dari kekerasan fisik, psikis, seksual hingga perundungan. Para pelajar diberikan pemahaman bahwa kekerasan dapat memberikan dampak serius terhadap perkembangan dan kondisi psikologis korban.
Selanjutnya, pelajar mendapatkan edukasi mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO. Mereka diingatkan agar waspada terhadap berbagai modus perekrutan, bujuk rayu maupun penipuan, termasuk yang dilakukan melalui media sosial dan internet.
"Anak-anak harus lebih berhati-hati ketika berinteraksi di media sosial maupun internet. Jangan mudah percaya terhadap tawaran yang terlihat menarik, apalagi jika meminta data pribadi atau mengajak bertemu dengan orang yang belum dikenal." Ucap Bripka Eko Budi Wibowo
Pembahasan berikutnya mengangkat persoalan bullying atau perundungan. Para siswa diajak memahami bahwa tindakan mengejek, menghina, mengucilkan, mengancam maupun melakukan kekerasan bukan sekadar candaan, tetapi dapat berdampak terhadap kondisi psikologis dan kehidupan sosial korban.
Para pelajar juga didorong untuk membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Mereka diingatkan agar tidak menjadi pelaku, korban maupun sekadar membiarkan terjadinya perundungan, serta berani menyampaikan kepada guru atau pihak yang berwenang apabila menemukan kejadian tersebut.
"Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak. Karena itu, ketika ada persoalan atau kekerasan terhadap anak, jangan didiamkan. Anak harus diberikan ruang untuk berbicara dan mendapatkan perlindungan." Ujar Kepala DP3AP2 KB Natuna Sri Riawati
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga perilaku, memahami konsekuensi dari setiap tindakan serta menyelesaikan pendidikan sebagai bagian dari persiapan masa depan. Selain itu, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pencegahan perkawinan usia anak. Mereka diberikan pemahaman bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, psikologis, sosial hingga kemampuan membangun kehidupan keluarga.
"Kami mengajak para pelajar untuk fokus pada pendidikan dan merencanakan masa depan. Jangan sampai keputusan yang diambil di usia muda justru menghambat cita-cita dan masa depan mereka." Ucap Ravi
Melalui kegiatan tersebut, Satbinmas Polres Natuna berharap edukasi tidak berhenti pada pemahaman di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar diharapkan mampu melindungi diri, menghargai sesama, menggunakan media sosial secara bijak, serta berani melaporkan apabila mengalami atau melihat tindakan kekerasan maupun perundungan.
Kegiatan pembinaan dan sosialisasi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Natuna bersama pihak terkait dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman dan ramah anak, sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan dan tindak pidana yang dapat mengancam masa depan generasi muda di Kabupaten Natuna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....