Tema Hari Guru Sedunia 2026

  • 04 Okt 2026 14:10 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Hari Guru Sedunia secara global diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Oktober. Perayaan ini merupakan bentuk apresiasi untuk seluruh guru di seluruh dunia.

Melansir dari laman resmi Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Hari Guru Sedunia mulai diperingati secara resmi pada tahun 1994. Penetapan Hari Guru Sedunia menandai disahkannya Rekomendasi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan UNESCO tahun 1966 tentang Status Guru.

Status ini menetapkan tolok ukur terkait hak dan tanggung jawab guru, serta standar untuk persiapan awal dan pendidikan lanjutan, perekrutan, ketenagakerjaan, serta kondisi belajar-mengajar mereka. Rekomendasi tentang Status Tenaga Pengajar Pendidikan Tinggi disahkan pada tahun 1997 untuk melengkapi Rekomendasi tahun 1966 dengan mencakup tenaga pengajar di perguruan tinggi.

Perayaan tahun ini akan menandai peringatan 60 tahun Rekomendasi ILO/UNESCO tahun 1966 tentang Status Guru. Perayaan tahun ini mengusung tema “Standing with teachers: 60 years of protecting the profession, advancing its status and shaping our futures”, atau "Bersama para guru: 60 tahun melindungi profesi, memajukan status, dan membentuk masa depan kita".

Acara tahun ini akan merayakan kemajuan dalam mengakui peran vital guru, menyoroti berbagai tantangan yang terus dihadapi oleh para guru. Selain itu, kampanye tahun ini menyerukan kepada masyarakat dan para pembuat kebijakan untuk melindungi, memajukan, dan meningkatkan status guru.

Puncak acara Hari Guru Sedunia 2026 akan diselenggarakan bersama oleh UNESCO, ILO, UNICEF, dan Education International. Acara ini akan berlangsung di Kantor Pusat UNESCO di Paris dan dibuka oleh Direktur Jenderal UNESCO, Khaled El-Enany. Perayaan tahun ini akan mempertemukan para guru, menteri pendidikan, pembuat kebijakan, akademisi, kaum muda, organisasi guru, mitra pendidikan, serta berbagai institusi dari seluruh dunia.

Pada perayaan tahun ini akan menghadirkan diskusi tingkat tinggi mengenai perlindungan dan pengembangan profesi guru, peluang bagi guru dan masyarakat umum untuk berinteraksi serta berbagi pandangan, serta penampilan paduan suara guru. Acara ini juga akan mencakup upacara penganugerahan UNESCO-Hamdan Prize for Teacher Development edisi ke-9.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....