Pemkab Natuna dan BPJS Kesehatan Perkuat Akses dan Layanan Kesehatan

  • 29 Sep 2026 09:16 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna: Pemerintah Kabupaten Natuna terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna Lantai II, Bukit Arai, Senin (28 September 2026) pagi.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjung Pinang, Nara Grace Br. Ginting, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna, Ira Triwahyuni, serta jajaran terkait. Dalam forum tersebut, BPJS Kesehatan memaparkan sejumlah hasil evaluasi sekaligus kebutuhan penguatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Natuna.

Beberapa hal yang menjadi pembahasan di antaranya penambahan layanan Puskesmas 24 jam, pemenuhan tenaga dokter dan dokter gigi pada sejumlah Puskesmas, pemenuhan alat elektrokardiogram atau EKG, serta peningkatan pemanfaatan antrean online melalui Mobile JKN di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut atau FKRTL.

"Forum ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk melihat bagaimana pelayanan kesehatan di Kabupaten Natuna dapat terus diperkuat, baik dari sisi akses, sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun pemanfaatan layanan digital." Ujar Grace BR.Ginting Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjung Pinang

Untuk layanan Puskesmas 24 jam, Puskesmas Ranai telah menambah jam pelayanan hingga malam hari. Namun, layanan tersebut belum menerapkan pelayanan selama 24 jam penuh. Sementara dari sisi pemenuhan tenaga kesehatan, sejumlah Puskesmas telah memenuhi kebutuhan dokter. Namun, tenaga dokter gigi masih belum tersedia di Puskesmas Midai, Batubi Jaya, Bunguran Selatan, Pulau Tiga Barat, Sedanau dan Pulau Tiga.

Pada aspek sarana kesehatan, alat EKG saat ini telah tersedia di Puskesmas Ranai. Keberadaan alat tersebut diharapkan dapat mendukung pemeriksaan dan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat fasilitas kesehatan pertama. Forum juga membahas penerapan antrean online melalui Mobile JKN yang telah berjalan dan menunjukkan peningkatan pemanfaatan. Meski demikian, capaian penggunaannya masih belum secara konsisten memenuhi target yang telah ditetapkan.

"Kami terus mendorong fasilitas kesehatan untuk meningkatkan pemanfaatan antrean online melalui Mobile JKN. Harapannya, masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan dan waktu tunggu di fasilitas kesehatan juga dapat lebih efisien." Ucap Ira Triwahyuni Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna

Selain penguatan pelayanan, forum turut mengevaluasi capaian Skrining Riwayat Kesehatan atau SRK hingga Agustus 2026. Dari target SRK ke FKTP Kabupaten Natuna tahun 2026 sebanyak 32.685, telah tercapai 26.909 atau 82,38 persen.b Sementara itu, capaian Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau PROLANIS ke FKTP hingga Agustus 2026 mencapai 3.994 dari target 5.530 atau sebesar 72,23 persen.

Melalui forum kemitraan tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna bersama BPJS Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan mendorong penguatan koordinasi dalam pemenuhan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, peningkatan akses pelayanan, serta optimalisasi layanan kesehatan digital guna mendukung pelayanan kesehatan yang semakin mudah dan berkualitas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....