Damkar Natuna Evakuasi Ular Piton di Rumah Warga Ranai Kota
- 22 Sep 2026 14:23 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna kembali melaksanakan operasi nonkebakaran dengan mengevakuasi seekor ular piton yang ditemukan di kawasan permukiman warga di Jalan Hasan Ramli, Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa 22 Septembe 2026 ). Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima informasi dari BPK Karyani terkait keberadaan ular piton di lokasi tersebut.
Mendapat laporan tersebut, regu Damkar Natuna langsung bergerak menuju lokasi menggunakan armada BP 9015 N pada pukul 07.25 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan serta penanganan terhadap ular yang berada di sekitar tempat tinggal warga.
Kegiatan evakuasi dilakukan untuk memastikan keberadaan ular tidak membahayakan penghuni rumah maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi."Kami menerima informasi adanya ular piton di Jalan Hasan Ramli. Setelah mendapatkan laporan, personel langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan." Ujar Syawal
Dalam proses penanganan, petugas melakukan evakuasi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan personel maupun masyarakat di sekitar lokasi. Ular piton tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Natuna tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna, Syawal, SE, mengatakan penanganan evakuasi satwa merupakan bagian dari operasi nonkebakaran yang dilakukan Damkar ketika menerima laporan masyarakat.
"Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan dengan aman dan tidak ada korban jiwa maupun luka. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba menangani sendiri apabila menemukan ular atau hewan yang berpotensi membahayakan." Ucap Kadis Damkar
Syawal mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan ular berukuran besar di lingkungan rumah maupun kawasan permukiman. Menurutnya, tindakan penanganan secara mandiri berisiko menimbulkan bahaya, terutama apabila masyarakat tidak mengetahui kondisi atau karakter ular yang ditemukan.
Setelah proses evakuasi selesai, regu operasi kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke posko pada pukul 07.49 WIB. Operasi tersebut dilaksanakan oleh Regu ECHO di bawah koordinasi Kabid Damkar Natuna Romi Heri Abdi, SE, serta pengawasan Perwira Pengawas Starki, S.I.P dan Nurhakim, A.Md. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Natuna mengajak masyarakat untuk segera menghubungi petugas ketika menghadapi kondisi darurat, termasuk keberadaan satwa liar yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....