Empat Fokus Utama akan dikembangkan IAI Natuna

  • 22 Sep 2026 09:42 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - DR. H. Umar Natuna saat ini resmi menjadi rektor Institute Agama Islam (IAI) Natuna. Hal tersebut menyusul Surat Keputusan Ketua Yayasan Abdi Umat Natuna nomor: 70/YAU-N/TX/2026 tentang pengangkatan rektor institute Agama Islam Natuna periode 2026-2030.

Rektor IAI Natuna H. Umar Natuna dalam sambutannya pada kegiatan pelantikan yang dilaksanakan pada Minggu, 13 September 2026 menyampaikan transformasi menjadi institut merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang pendidikan Islam di Natuna. Menurut Umar, pendidikan Islam di Natuna berkembang dari rumah-rumah Al-Qur’an, rumah wakaf, masjid, madrasah hingga kemudian berdirinya STAI Natuna.

Ia menyebut terdapat empat fokus utama yang akan dikembangkan IAI Natuna dalam lima tahun ke depan. Perhatian itu ditujukan yakni penguatan sumber daya manusia, pengembangan riset dan inovasi, pembelajaran berbasis digital serta kerja sama internasional.

“Jadi ini proses keberlanjutan. Karena memang kita tidak akan berhenti pada transformasi kelembagaan, kita juga akan melakukan proses transformasi kualitas dan pengabdian. Dalam 5 tahun kedepan ada empat fokus yang akan kita kerjakan, pertama penguatan sumber daya manusia, pengmbangan riset dan inovasi, pembelajaran berbasis digital dan membangun kemitraan antar bangsa atau Internasional.” ucapnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Abdi Umat Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti pada kegiatan tersebut mengatakan, dengan perjalanan yang panjang ini, diharapkan kedepannya keberadaan IAI Natuna dapat terus berkembang terutama berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat.

“Dari STAI menjadi IAI Natuna, semoga tonggak sejarah ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Mudah-mudahan ini berlanjut kedepan dengan baik dan cita-cita yang kita harapkan kedepan adalah menjadi Universitas Islam Natuna,” kata Hj. Ngesti Yuni Suprapti.

Saat ini, Institut Agama Islam Natuna juga mulai memperkuat jejaring akademik melalui kerja sama dengan BRIN untuk penelitian ekonomi kreatif berbasis geopark di Natuna. Selain itu, kerja sama internasional juga telah dibangun dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, Thailand dan Brunei Darussalam.

ini sudah membuktikan kita bisa untuk memenuhi persyaratan tersebut sehingga kita bisa mendapatkan surat keputusan menjadi IAI Natuna. Tentunya harapan terbesar kedepan keberadaan IAI Natuna dapat terus berkembang terutama berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....