Siklus Hidup Capung, dari Air hingga Terbang di Udara
- 11 Sep 2026 05:51 WIB
- Ranai
RRI.CO.IC, Natuna - Capung merupakan salah satu serangga yang mudah ditemukan di sekitar sungai, kolam, sawah, dan kawasan yang memiliki sumber air. Di balik kemampuannya terbang dengan lincah, capung ternyata memiliki siklus hidup yang cukup unik karena sebagian besar masa hidupnya justru berlangsung di dalam air.
Melansir dari laman Smithsonian's National Zoo, siklus hidup capung dimulai ketika capung betina meletakkan telurnya di dalam atau di dekat air. Setelah menetas, telur akan berkembang menjadi nimfa atau yang sering disebut capung muda, yang hidup di dalam air dan belum memiliki kemampuan terbang seperti capung dewasa.
Pada fase nimfa, capung dapat menghabiskan waktu cukup lama di dalam air sambil memangsa hewan-hewan kecil seperti jentik nyamuk, larva serangga, hingga organisme air lainnya. Nimfa akan mengalami beberapa kali pergantian kulit seiring pertumbuhannya sebelum akhirnya keluar dari air untuk memasuki tahap perubahan menuju dewasa.
Setelah nimfa keluar dari air, kulit luarnya akan pecah dan capung dewasa perlahan muncul. Pada tahap ini, sayap yang sebelumnya masih terlipat akan mengembang dan mengeras, kemudian capung mulai belajar terbang hingga akhirnya mampu menjadi pemburu serangga di udara.
Capung dewasa kemudian menjalani kehidupan di daratan dan udara, terutama di sekitar perairan yang menjadi tempat berkembang biak. Setelah mencapai kematangan, capung akan kawin dan betina kembali meletakkan telur di air, sehingga siklus kehidupan capung pun kembali dimulai dari awal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....