Baznas Natuna Salurkan Bantuan Modal Usaha

  • 09 Sep 2026 07:08 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna : Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Natuna menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha binaan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bantuan yang diserahkan di Kantor Baznas Kabupaten Natuna, Jalan Soekarno-Hatta, Pantai Piwang Ranai, Senin 7 September 2026.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Baznas dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui program pemberdayaan ekonomi, Baznas Natuna memberikan bantuan modal kepada mustahik yang telah memiliki usaha dan memiliki kemauan untuk mengembangkan usahanya agar lebih produktif dan mandiri.

Ketua Baznas Kabupaten Natuna, Raja Marzuni, mengatakan bantuan modal usaha merupakan salah satu upaya Baznas dalam mengelola dan menyalurkan zakat. Ia berharap manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kita ingin zakat yang disalurkan ini benar-benar memberikan manfaat. Bantuan modal ini kita harapkan bisa digunakan untuk mengembangkan usaha, menambah modal, meningkatkan pendapatan dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Raja Marzuni.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu penerima dalam memenuhi kebutuhan usaha saat ini, tetapi juga menjadi pijakan awal untuk mengembangkan usaha sehingga ke depan mampu memberikan penghasilan yang lebih baik. Raja Marzuni menegaskan, bantuan modal usaha yang diberikan Baznas bukan merupakan pinjaman sehingga penerima tidak memiliki kewajiban untuk mengembalikannya kepada Baznas.

“Bantuan ini bukan pinjaman dan tidak ada kewajiban untuk mengembalikannya kepada Baznas. Kita hanya berharap, ketika usaha mereka sudah berkembang dan rezekinya semakin baik, mereka dengan keikhlasan hati bisa mulai berinfak,” katanya.

Ia menjelaskan, infak dari masyarakat yang telah memiliki kemampuan ekonomi tersebut nantinya dapat kembali dihimpun Baznas dan disalurkan kepada mustahik lain yang membutuhkan.

“Kalau hari ini mereka menerima bantuan, mudah-mudahan suatu saat mereka sudah mampu berinfak. Tidak harus besar, yang penting ikhlas. Dari infak itu nanti bisa kita salurkan lagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.

Dengan demikian, Baznas Natuna berharap bantuan yang diberikan dapat menciptakan siklus kebaikan, di mana masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan secara bertahap mampu menjadi lebih mandiri dan kemudian ikut membantu masyarakat lainnya. Raja Marzuni juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan usaha, seperti menambah stok barang, membeli peralatan usaha maupun memenuhi kebutuhan lain yang dapat menunjang perkembangan usaha.

“Kami berharap jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi lihatlah manfaatnya. Semoga usaha yang dijalankan semakin berkembang, pendapatan meningkat dan kehidupan keluarga juga semakin baik,” ujarnya.

Ia berharap para mustahik tidak memandang bantuan tersebut sebagai bantuan sesaat, melainkan sebagai kesempatan untuk bangkit, mengembangkan usaha dan membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Melalui program pemberdayaan ekonomi tersebut, Baznas Natuna ingin mendorong agar zakat dan infak tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat hari ini, tetapi juga menjadi jalan untuk menumbuhkan usaha, menciptakan kemandirian dan melahirkan kepedulian untuk kembali membantu sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....