Polsek Bunguran Timur Gencarkan Patroli dan Edukasi Warga
- 09 Sep 2026 05:51 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna : Kepolisian Sektor (Polsek) Bunguran Timur Polres Natuna terus menggencarkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli antisipasi Karhutla yang dilaksanakan pada Selasa 8 September 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan melibatkan personel Unit Binmas, Bhabinkamtibmas, piket fungsi, serta unsur masyarakat.
Patroli dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mendeteksi lebih awal potensi terjadinya kebakaran, khususnya di wilayah yang memiliki lahan terbuka maupun kawasan yang rawan mengalami kekeringan. Ps. Kasi Humas Polsek Bunguran Timur, Aiptu David Arviad, SH, mengatakan personel menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapatkan perhatian terhadap potensi terjadinya Karhutla.
Menurutnya, pemantauan dilakukan tidak hanya untuk melihat kondisi lingkungan, tetapi juga memastikan kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu ditemukan adanya titik api di wilayah Kecamatan Bunguran Timur.
“Dalam patroli ini personel melakukan pemantauan wilayah sekaligus melihat kondisi sumber air yang nantinya dapat dimanfaatkan apabila terjadi kebakaran,” ujar David.
Ketersediaan sumber air menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan patroli karena dapat mendukung proses penanganan awal apabila terjadi kebakaran sebelum api berkembang dan meluas ke area lainnya. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat Karhutla, baik terhadap lingkungan maupun keselamatan masyarakat.
Warga diimbau tidak membuka, membersihkan, maupun mengelola lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering. Panit Unit 1 Binmas Polsek Bunguran Timur, Ipda Tatang Hidayat, S.Sos., bersama personel lainnya turut membangun koordinasi dengan aparatur pemerintah desa dan kecamatan serta masyarakat.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan di tingkat lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak dini. David Arviad menegaskan, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian maupun petugas pemadam kebakaran. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
“Patroli dan edukasi ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran sejak dini. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” Ucapnya
Polsek Bunguran Timur bersama jajaran Polres Natuna akan terus mengintensifkan patroli dan pemantauan di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga lingkungan, melindungi keselamatan masyarakat, serta mencegah kebakaran agar tidak meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....