Latih IQ dan EQ Anak Seimbang sejak Kandungan

  • 31 Agt 2026 22:03 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Pengembangan kecerdasan intelektual (IQ) dan emosional (EQ) anak perlu dibentuk secara seimbang untuk mendukung kesuksesan tumbuh kembang mereka di masa depan. Keseimbangan ini menjadi kunci utama agar anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mampu beradaptasi dan memimpin di lingkungan masyarakat.

Ms Irene Phiter seorang director and master trainer brainfit indonesia dalam chanel youtube Gritte Agatha menjelaskan bahwa potensi kecerdasan anak sudah dapat diarahkan dan dibentuk sejak dalam kandungan. Perkembangan sistem saraf dasar janin sangat dipengaruhi oleh kondisi emosional ibu selama masa kehamilan.

Pola pengasuhan dan pemberian stimulasi yang tepat dari lingkungan menjadi faktor penentu utama dalam memaksimalkan potensi genetik bawaan sang anak. Tanpa adanya latihan yang terstruktur dan konsisten, potensi kecerdasan bawaan tersebut tidak akan mampu berkembang secara optimal.

"Di situlah aku ingin kasih tahu ke parents bahwa kita ini pemahat otak anak (Brain Sculptor)," tegas Miss Iren.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa orang tua memegang peran sentral sebagai penentu utama dalam merancang, membangun, dan memperkuat struktur jaringan otak anak sejak dini.

Proses pembentukan struktur dasar jaringan otak manusia berlangsung sangat pesat hingga mencapai 93% pada rentang usia nol hingga lima tahun. Pembentukan fondasi yang kuat pada masa emas ini akan memudahkan proses belajar serta restrukturisasi koneksi otak anak di jenjang usia selanjutnya.

Tantangan terbesar bagi anak-anak di era modern saat ini adalah melemahnya kemampuan kontrol diri dan fokus akibat paparan teknologi gawai yang berlebihan. Oleh sebab itu, pelatihan otak secara menyeluruh (whole brain training) sangat diperlukan untuk melatih kembali ketahanan emosi dan daya ingat anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....