Rahasia Biologis Perkembangan Otak Keemasan Anak Balita
- 31 Agt 2026 22:01 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Masa usia nol hingga lima tahun merupakan periode paling penting bagi perkembangan otak anak yang menentukan kemampuannya dalam belajar di masa depan. Pada masa keemasan ini, sel-sel otak anak tumbuh sangat cepat sehingga pemberian rangsangan yang tepat menjadi sangat penting.
Lewat kanal YouTube Gritte Agatha, Director sekaligus Master Trainer BrainFit Indonesia, Ms. Irene Phiter, mengungkapkan bahwa 93% jaringan saraf otak sudah terbangun sebelum balita berusia lima tahun. Sementara itu, rentang usia sekolah dasar hingga menengah atas hanyalah tahapan restrukturisasi dan penguatan jalur dari koneksi yang sudah ada sebelumnya.
Banyaknya jalur otak yang terbentuk di usia dini inilah yang membuat anak bisa cepat menangkap dan mengingat pelajaran dengan baik. Sambungan antar-sel otak ini tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk dari latihan rutin dan pengalaman belajar yang diberikan orang tua setiap hari.
"BrainFit itu seperti gym atau fitness for the brain, walaupun otak baik-baik saja dan tidak ada masalah, kita tetap bisa melatihnya agar performanya lebih efisien dan kuat," jelas Miss Iren.
Latihan rutin pada otak bertujuan untuk menguatkan sambungan sel-sel yang sudah terbentuk agar daya tangkap anak menjadi semakin tajam.
Agar semua sambungan sel otak terlatih dengan baik, orang tua perlu memberikan latihan yang seimbang pada kemampuan melihat, mendengar, bergerak, fokus, dan mengelola emosi anak. Pelatihan yang lengkap pada semua bagian ini akan membuat otak anak bekerja lebih cepat dan kompak dalam menyelesaikan berbagai masalah.
Latihan otak yang lengkap tersebut tentu akan memberikan hasil maksimal jika orang tua telaten dan rutin mendampingi anak latihan di rumah. Pengulangan latihan yang dilakukan bersama orang tua setiap hari akan membuat sambungan otak anak semakin kuat dan tidak mudah lupa hingga ia dewasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....